Viral Surat Dinas Menteri PU Ajak Istri-Anak ke AS Saat Final Piala Dunia

JAKARTA – Bocoran dokumen daftar delegasi kunjungan kerja Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke New York, Amerika Serikat, mendadak viral di berbagai platform media sosial. Surat dinas berkode Nomor: HL04/T/Sj/2026/81 tertanggal 29 Juni 2026 tersebut memicu kritik tajam warganet lantaran mencantumkan nama istri dan anak kandung Menteri PU Dody Hanggodo Lasmono.

‎Isu ini kian menggelinding setelah netizen mengaitkan jadwal perjalanan dinas pada 13–19 Juli 2026 tersebut bertepatan dengan laga Final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di wilayah metropolitan New York.

‎Publik pun mempertanyakan potensi penyalahgunaan anggaran negara untuk keperluan rekreasi keluarga pejabat.

‎Menanggapi polemik yang beredar, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU, Apri Artoto, yang juga menandatangani dokumen tersebut, langsung angkat bicara. Ia membantah dengan tegas isu keterlibatan anggaran negara untuk keluarga menteri.

‎”Perlu saya tegaskan di sini, untuk pembiayaan terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN. Kalau memang terjadi ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi,” ujar Apri saat memberikan klarifikasi resmi di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

‎Apri menjelaskan bahwa kedatangan Menteri PU ke Amerika Serikat adalah untuk menghadiri agenda resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Forum tinggi yang dimaksud adalah High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda.

‎Menurut penjelasan kementerian, pencantuman nama istri (Irma Hermawati) dan sang anak (Aurellia Tsabitha Meidirama) ke dalam lampiran surat dinas murni dilakukan demi memfasilitasi kebutuhan administrasi. Sesuai prosedur di Kementerian Luar Negeri, lampiran manifes diperlukan untuk kelancaran pengurusan visa kerja delegasi.

‎Dalam dokumen yang bocor, istri menteri tercatat mendapatkan fasilitas paspor diplomatik karena statusnya sebagai pendamping resmi pasangan pejabat negara. Sementara itu, sang anak dicantumkan menggunakan paspor biasa dengan jaminan akomodasi dan transportasi yang dibayarkan penuh melalui kantong pribadi menteri.

‎Cari Pembocor Surat Dinas

‎Di samping memberikan klarifikasi mengenai anggaran, pihak Kementerian PU saat ini juga sedang melakukan investigasi internal. Apri menyayangkan dokumen administratif kedinasan yang dinilai bukan konsumsi publik tersebut bisa tersebar luas di jagat maya.

‎Kementerian PU memastikan akan membentuk tim khusus untuk memberikan sanksi disiplin jika terbukti ada keterlibatan oknum internal yang membocorkan surat dinas tersebut ke media sosial. Tingkat sanksi akan dipertimbangkan berdasarkan hasil investigasi, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

‎Hingga saat ini, Kementerian PU mengonfirmasi bahwa rencana keberangkatan menteri dan rombongan ke New York masih bersifat tentatif. Keberangkatan tersebut akan menyesuaikan dengan prioritas kerja dalam negeri, terutama pemulihan wilayah pascabencana, penyelesaian program sekolah rakyat, dan mitigasi menghadapi fenomena cuaca El Nino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *