Metro – Ada yang beda dalam Memperingati hari Buruh internasional yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Lokal Indonesia Beserta Bank Sampah Nusantara, biasanya Mayday dilakukan dengan Demo tapi ini melakukan grebek angkut sampah dibeberapa aliran sungai dan irigasi yang ada dimetro Di Kelurahan Purwosari dan Banjarsari Metro Utara jumat 01/05/2026
Slamet Riadi selaku ketua GML Indonesia Kota Metro sekaligus Founder Pesantren Sampah Nusantara dalam kegiatannya menyampaikan “hari ini memperingati hari buruh sedunia satu mei 2026 kami tidak melakukan Demonstrasi, tetapi kami melakukan grebek angkut sampah dijaringan irigasi sekunder yang berada dikelurahan banjarsari dan purwosari karna musim penghujan jadi penyumbatan dan penumpukan sampah yang sangat banyak sehingga kami temen-temen GML dan bank sampah langsung terjun kesini guna untuk mengangkut, dan ini banyak sekali sampahnya kalau masyarakat tidak mau sadar dan peduli maka jelas ini akan menjadi sangat gawat dan Kota metro jadi Darurat Sampah, terang slamet
Sampah-sampah yang kita angkut akan kita bawa ke Pesantren Sampah Nusantara untuk kita pilah dan didaur ulang menjadi hasil kerajinan saat ini kami fokus pembuatan paving blok plastik dan alhamdulillah kita mendapatkan kurang lebih 4 keranjang satu bentor penuh sampah.
Masih menurut Slamet “ini juga sebagai langkah edukasi terhadap warga masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, kalau dibuang disungai tentunya akan menyebabkan limbah pencemaran sungai serta bisa berdampak banjir, ayolah kita bersama-sama jaga lingkungan kota kita supaya bersih sehat dan bebas banjir,”. Tegasnya
Senada disampaikan Adi Saputra selaku Koordinator Bidang Sampah Pesantren Sampah Nusantara “Hari ini menerjunkan 12 anggota dibantu 5 warga melakukan angkut sampah disungai dan irigasi, kebanyakan sampah-sampah yang dibuang warga di irigasi adalah sampah plastik dan organik serta limbah dari rumah tangga, kain bahkan bangkai-bangkai binatang juga dibuang disini, meskipun bau sekali tetapi ini akan terus kita lakukan sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga lingkungan serta bersama-sama memanfaatkan sampah,”. Ujar Adi. (*)







