JAKARTA – Kedua tokoh ormas Islam terbesar Nahdlatul Ulama (NU), Rais Aam PBNU KH. Miftahul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Gus Yahya ternyata satu pesawat Batik Air ID 7511 saat menuju Bandara Djuanda di Surabaya.
Keduanya berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada Hari Kamis, 27 November pukul 05:13 WIB. Rais Aam duduk di baris ketiga (Seat 3D) sementara Gus Yahya duduk di baris kedua.
Pesawat mendarat di Bandara Djuanda tepat pukul 07:28 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, usai mendarat, Rais Aam langsung mengirimkan pesan kepada anggota Syuriah bahwa tidak ada pembicaraan yang terjadi antara dirinya dengan Gus Yahya.
Semenjak turun dari pesawat hingga memasuki bandara, Gus Yahya bersama staff nya berjalan mengikuti langkah kaki dari Rais Aam.
Rais Aamiin sempat diarahkan staff dari Gus Yahya untuk melewati ruang VIP namun hal itu ditolak. Rais Aam bersama rombongan langsung menuju parkiran si bandara.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Rais Aam berangkat ke Jakarta pada hari Rabu (26/11) bersama Gus Mughits dengan menggunakan mobil pribadi dan diletakkan di area parkiran bandara.
Asiik, Rais Aam dan Ketum PBNU Satu Pesawat Menuju Surabaya






