LAMPUNG – Sosok Sufmi Dasco Ahmad merupakan tokoh penting dalam pemerintahan Prabowo -Gibran. Jabatan strategisnya sebagai Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan serta Ketua Harian DPP Partai Gerindra menunjukkan pengaruhnya yang besar di kancah dunia politik nasional.
Tepat setahun lalu di awal bulan November, sebuah rapat yang digelar Komisi VI DPR dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin Erick Thohir mendadak berhenti.
Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, dari Fraksi PDIP tiba-tiba memberitahukan jika Menteri Erick Thohir harus pergi meninggalkan rapat karena dipanggil oleh Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
“Teman-teman barusan Pak Dasco menghubungi kami dan meminta untuk pak menteri bertemu dulu dengan beliau karena sedang ada diskusi terkait dengan BUMN,” ujar Adisatrya, dalam rapat kerja dengan Kementerian BUMN, Senin (4/11/2024).
Menariknya, tanpa pikir panjang semua anggota Komisi VI menyetujui dan mempersilakan Erick Thohir meninggalkan ruang rapat. Pemanggilan dan penghentian rapat ini seakan menunjukkan ‘Kekuatan Lebih’ yang dimiliki Dasco di kalangan para politisi di DPR, Senayan, Jakarta.
Pengaruh Dasco di Gedung DPR bukan omon-omon. Orang dekat presiden ini merupakan penggagas diputarnya Lagu Kebangsaan ‘Indonesia Raya’ setiap hari kerja pukul 10.00 WIB di lingkungan DPR RI. Gagasan ini dituangkan dalam surat yang diterbitkan 5 November 2024 bernomor T/1375/11/2024 itu dituliskan bahwa saat lagu “Indonesia Raya” dikumandangkan semua pegawai di lingkungan DPR RI serentak dengan sikap sempurna.
Selanjutnya Dasco meminta kesekjenan untuk segera dan secepatnya menindaklanjuti dan menjalankan instruksi sesuai surat instruksi yang ditandatanganinya langsung
Tanpa menunggu waktu lama, instruksi Dasco itu pun langsung ditindaklanjuti oleh Sekretariat Jenderal DPR RI. Per Jumat (8/11/2024) lagu Indonesia Raya sudah diputar di gedung DPR untuk pertama kalinya.
Gebrakan Nyata Sosok Don Dasco di DPR RI






