Kota Metro, – Balai Penyuluhan Pertanian bersama puluhan petani melaksanakan kegiatan gropyokan hama tikus secara bergotong-royong di wilayah Kelompok Tani Tirtomulyo, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat. Kegiatan tersebut di pimpinan langsung oleh, Koordinator Penyuluh (Korlu), Kamis 14 Mai 2026.
Heri Kuncoro selaku Korlu mengatakan, dilaksanakannya gropyokan ini sebagai salah satu langkah dalam membasmi hama tikus yang dapat merusak tanaman padi. Sehingga populasi tikus bisa terkendali serta tanaman padi dapat terlindung dari ancaman gagal panen,” jejas Heri Kuncoro.
Lebih lanjut Heri Kuncoro menambahkan, anggota Kelompok Tani Tirtomulyo berbondong-bondong menuju lahan persawahan. Mereka datang dengan membawa peralatan sabit, cangkul, alat pembakar belerang, pentungan dan lain sebagainya untuk berburu hama tikus.
Kegiatan gropyokan tikus ini, kata Heri, terbukti efektif membunuh tikus yang bersembunyi di dalam lubang, yang memaksa tikus keluar dari lubang akibat terkena asap belerang. Para Kelompok Tani Tirtomulyo sangat senang dan menyambut baik dan berharap kepada Balai Penyuluhan Pertanian, agar kegiatan buru hama tikus ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Gropyokan tikus bukan hanya soal memberantas hama, tapi juga tentang melestarikan nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa. Dalam era modern ini, menggabungkan cara tradisional seperti gropyokan dengan teknologi dan metode pertanian modern dapat menciptakan sistem pengendalian hama yang lebih efektif dan berkelanjutan,” tutup Heri.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tirtomulyo Apriyadi mengatakan, bahwa gropyokan yang dilaksanakan ini dengan cara manual. Disamping itu, untuk membasmi hama tikus, kita juga sudah bekerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Kota Metro, melalui Korlu untuk melaksanakan pengemposan dan belerang, jadi harapannya nanti supaya hama tikus disini bisa teratasi.
Tikus sawah merupakan hama utama pada tanaman padi. Jika dibiarkan, tikus dapat merusak puluhan hektar lahan pertanian dalam waktu singkat. Gropyokan membantu menekan populasi tikus secara signifikan,” ujarnya.
Selain itu, tambah Apriyadi, guna memaksimalkan pengendalian hama tikus, ke depannya gropyokan hama tikus ini akan terus digencarkan bersama Koordinator Penyuluh dan para Kelompok Tani Tirtomulyo.
Dia berharap melalui gropyokan ini, ke depannya dapat mengurangi jumlah populasi hama tikus yang berada di area pesawahan Hadimulyo Timur, serta diharapkan hasil panen padi dapat meningkat dari sebelumnya yang mengalami penurunan hasil panen akibat serangan hama tikus,” kata Apriyadi. (Pan)







