BANDAR LAMPUNG- Jajaran Polsek Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung amankan sejumlah remaja yang diduga ikut dalam aksi tawuran yang mengakibatkan tewasnya RA (16) yang masih berstatus sebagai pelajar di SMA Satu Nusa Bandarlampung.
Setidaknya, hingga kemarin polisi berhasil mengamankan 14 remaja dan masih memburi 8 orang lainnya.
Untuk diketahui, RA yang menjadi korban merupakan salah satu warga Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung, tewas dengan sejumlah luka tusuk di bagian wajah dan sekujur tubuhnya.
Peristiwa tawuran antar 2 kelompok remaja ini terjadi pada Sabtu (4/05) sekira pukul 02.30 WIB, di Jalan Ikan Mas, belakang kantor Bumi Waras, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.
Mengetahui peristiwa tersebut, Polisi bergerak cepat mendatangi TKP. Di lokasi, petugas menemukan bercak darah serta barang bukti senjata tajam yang diduga sebagai alat yang digunakan para remaja saat melakukan aksi tawuran.
Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Enrico Donald Sidauruk mewakili Kapolresta Bandar Lampung mengatakan, polisi bergerak cepat pasca kejadian dan berhasil mengamankan 14 remaja yang diduga ikut dalam aksi tawuran tersebut.
“Saat ini kami telah mengamankan 14 orang remaja dari dua kelompok tersebut,” kata Kapolsek.
Ke 14 orang remaja yang diamankan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait peristiwa tawuran antar dua kelompok remaja tersebut.
“Saat ini masih kita lakukan pendalaman terhadap 14 remaja ini, terkait peran mereka saat peristiwa tersebut terjadi,” jelas Kompol Enrico.
Sampai berita ini diturunkan, Polisi belum menetapkan tersangka dalam peristiwa yang menewaskan korban RA (16).
Polisi juga saat ini tengah memburu 8 orang yang diduga ikut dalam aksi tawuran antar kelompok remaja di Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.
“Kami sudah profiling terhadap 8 orang tersebut, kami imbau agar mereka untuk menyerahkan diri ke Mapolsek Teluk Betung Selatan,” jelas kompol Enrico.
Saat ditanya pemicu kejadian tersebut, karena adanya cekcok yang akhirnya mengakibatkan perkelahian.
Selain korban meninggal dunia yaitu RA (16), satu korban lagi masih di Rumah Sakit Tjokrodipo Bandar Lampung dengan mengalami luka pada bagian punggungnya.
Kapolsek mengimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dengan anak anaknya, memberikan pengawasan yang lebih, khususnya saat anak anak berada di luar rumah terlebih saat malam hari, agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan tim gabungan dari Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung saat ini masih melalui penyelidikan terhadap peristiwa ini.
“Tadi malam terjadi bentrok dua kelompok remaja di wilayah Teluk Betung Selatan tepatnya di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Kangkung. Dalam peristiwa tersebut ada seorang pelajar menjadi korban penyerangan sehingga korban atas nama Rizky meninggal dunia,” katanya, Sabtu (4/5/2024).
“Saat ini upaya yang kami lakukan yakni tengah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini. Tim dari Polsek Teluk Betung Selatan, Polresta Bandar Lampung dengan dibackup Jatanaras Polda Lampung masih bekerja untuk mencari bukti dan keterangan tambahan guna mengungkap identitas para pelakunya,” tambah Umi.
Lebih lanjut, Umi menerangkan dalam peristiwa tersebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti dilokasi kejadian yakni sebilah celurit.
“Ada sebilah celurit yang tertinggal di TKP, namun kami belum mengetahui apakah barang bukti itu yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan penyerangan terhadap korban atau bukan,” imbuhnya.
Jenazah Rizky sendiri saat ini telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.
“Usai peristiwa korban langsung dibawa ke rumah sakit dan pagi tadi telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan,” tandasnya.(mol/dit)







