Bonar Marpaung Sebut Hotman Paris ‘Pengacara Hitam’

JAKARTA – Mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Bonar Marpaung, secara terbuka mengungkap dugaan pelanggaran berat yang dilakukan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, bahkan menyebutnya sebagai “pengacara hitam”.

‎Dalam pernyataannya kepada awak media, pada Rabu, 22 Juli 2026, Bonar menceritakan latar belakang kejadian bermula setelah ia berhenti menjabat dan bekerja di Medco Group. Kemudian perusahaan tersebut menjalin kerja sama dengan PT Kertas Nusantara, yang kemudian mengajukan permohonan pailit ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada tahun 2011.

‎Awalnya, Hotman Paris ditunjuk sebagai kuasa hukum PT Kertas Nusantara. Namun, ia tiba-tiba menarik diri dan meminta stafnya untuk beralih bekerja di kantor hukum Jan Siregar. Langkah ini menjadi awal terbongkarnya dugaan kelakuan yang tidak terpuji tersebut.

‎Bonar yang saat itu dipercaya pihak perusahaan, mengaku secara langsung mengantarkan sejumlah uang kepada Hotman Paris. Dana tersebut berasal dari usaha patungan antara Medco dan PT Kertas Nusantara bernama Optima Resource.

‎”Uang itu diserahkan kepada Hotman Paris dengan tujuan untuk merekayasa jalannya perkara pailit PT Kertas Nusantara,” tegas Bonar.

‎Ia melanjutkan, keputusan untuk membuka fakta ini diambil karena merasa tidak setuju dengan sikap Hotman yang kerap memamerkan diri sebagai pengacara hebat dan terbaik di negeri ini.

‎”Kalau memang ia pengacara hebat dan berintegritas, mana mungkin ia terlibat rekayasa perkara yang merugikan banyak pihak?” ujarnya menanggapi gaya hidup dan pernyataan Hotman yang sering menjadi sorotan.

‎Bonar menegaskan tidak menyebarkan tuduhan kosong. Seluruh apa yang ia sampaikan didukung bukti nyata, mulai dari dokumentasi penyerahan uang hingga foto sosok yang sebelumnya disebut Hotman sebagai asisten pribadinya, Baiti.

‎Ia juga menyatakan siap menghadapi segala konsekuensi hukum, termasuk jika Hotman Paris memilih untuk menempuh jalur hukum sebagai bentuk pembelaan diri.

‎”Saya sama sekali tidak takut. Semua yang saya ucapkan adalah fakta dan memiliki bukti yang kuat, siapapun yang menentangnya,” pungkas Bonar dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *