Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) yang tergabung dalam Tim Mobil Listrik Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan berbagi pengetahuan dan wawasan teknologi kendaraan listrik kepada siswa dan guru SMK Esa Kencana, Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan edukatif ini diikuti oleh 60 siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) serta 15 orang guru, dan berlangsung dengan antusiasme tinggi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi serta memperkenalkan teknologi kendaraan listrik dan energi terbarukan sejak dini kepada pelajar sekolah menengah kejuruan. Melalui pendekatan langsung dari mahasiswa yang terlibat dalam riset dan pengembangan, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi kendaraan ramah lingkungan.
Pemaparan Materi dari Praktisi Mahasiswa
Materi disampaikan oleh mahasiswa yang terlibat langsung dalam pengembangan mobil listrik di lingkungan Universitas Teknokrat Indonesia. Rionaldo Mustiko, mahasiswa dari divisi Gokart Listrik, menjelaskan konsep dasar kendaraan listrik, sistem penggerak, serta penerapan teknologi ramah lingkungan pada gokart listrik sebagai tahapan awal pembelajaran kendaraan listrik.
“Gokart listrik menjadi media pembelajaran yang efektif untuk memahami prinsip dasar kendaraan listrik, mulai dari sistem penggerak hingga efisiensi energi,” jelas Rionaldo dalam pemaparannya.
Selanjutnya, Abdul Aziz, mahasiswa yang tergabung dalam Tim Mobil KMLI (Kontes Mobil Listrik Indonesia), memaparkan secara lebih mendalam mengenai sistem kelistrikan mobil listrik. Ia menjelaskan komponen utama seperti baterai, motor listrik, sistem kontrol, hingga aspek keselamatan kendaraan.
Menurut Abdul Aziz, pengembangan mobil listrik membutuhkan kolaborasi lintas disiplin. “Sinergi antara teknik elektro dan otomotif menjadi kunci utama dalam menciptakan kendaraan listrik yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pengenalan Mobil Listrik Tenaga Surya
Sementara itu, Noufal Luthfan Hadi dari Tim Mobil Inovasi menjelaskan pengembangan mobil listrik berbasis panel surya (solar panel). Ia memaparkan prinsip kerja sistem panel surya, proses pengisian energi ke baterai, serta keunggulan kendaraan tenaga surya sebagai solusi transportasi masa depan yang mendukung konsep energi terbarukan.
“Mobil Inovasi dirancang untuk memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama maupun pendukung. Teknologi ini sangat relevan untuk mendukung transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan,” ungkap Noufal.
Membangun Motivasi dan Kerja Sama Edukatif
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan, meningkatkan literasi teknologi, serta memotivasi siswa dan guru SMK Esa Kencana agar lebih mengenal perkembangan kendaraan listrik dan energi terbarukan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa untuk melanjutkan studi dan berkarier di bidang teknologi dan rekayasa.
Pihak SMK Esa Kencana menyambut positif kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia. Sekolah berharap kerja sama edukatif semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (uti)







