LAMPUNG – Riza Chalid, otak dari korupsi minyak mentah yang melibatkan PT Pertamina dengan nilai ribuan triliun berhasil diungkap Kejaksaan Agung. Namun hingga kini, sosok Riza Chalid yang sudah buron sejak 6 Februari 2025 belum berhasil ditangkap instansi hukum negara.
Riza Chalid yang kini menjadi buronan itu disebut-sebut memiliki hubungan kekerabatan dari Presiden Prabowo Subianto. Ikatan kerabat itu diperoleh dari ponakan masing-masing.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari dalam acara di sebuah stasiun tv swasta pada pertengahan Oktober kemarin
Pernyataan M.Qodari yang menyebut nama Riza Chalid dan dikaitkan dengan sepuluh presiden tampaknya merujuk pada sebuah frasa yang digunakan untuk menggambarkan pengaruh atau “kekuatan” Riza Chalid di setiap pemerintahan siapa pun presidennya.
”Meskipun ada hubungan kekerabatan, proses hukum tetap berjalan. Ini membuktikan ketegasan Presiden Prabowo dalam menindak kasus korupsi yang melibatkan Riza Chalid (dan anaknya) yang sebelumnya disebut-sebut “tidak tersentuh”,” katanya Qodari.
Pemerhati hukum, sosial dan publik Benny N.A Puspanegara mengatakan rentang 10 bulan merupakan waktu cukup lama untuk instansi negara seperti Kejaksaan Agung dan Polri melacak keberadaan Riza Chalid.
Benny Puspa yang juga Sekjen Bangsawan Muda Indonesia ini beralasan di era digital seperti sekarang di mana semua informasi mudah diperoleh dan didukung teknologi yang tinggi tentu tidak sulit bagi kedua instansi hukum itu menangkap Riza Chalid.
”Ini era digital bukan era kuda gigit besi. Informasi yang didukung teknologi tinggi seperti alat sadap yang dimiliki Kejaksaan dan Polri tentu mudah melacak keberadaan Riza Chalid,” kata Benny Puspa dalam pesan tertulis yang diterima senator, Minggu, 23 November.
Benny Puspa menyakini di pemerintahan Prabowo Subianto para pengemplang uang rakyat akan tidak sanggup dan berani bertindak sesuka hati.
”Meski Qodari bilang itu kerabat Presiden namun Prabowo itu hatinya untuk rakyat tidak perlu diragukan,” katanya.
Sebelumnya Anggota Komisi III DPR Hinca Pandjaitan juga mempertanyakan hal yang sama kepada Wakapolri dan Kejaksaan Agung saat gelar rapat dengar pendapat di Gedung DPR di bilangan Senayan, Jakarta.
Riza Chalid , Koruptor Negara Ribuan Triliun Sudah 10 Bulan Belum Bisa Ditangkap







