IAI Darul A’mal Gelar PBAK, Cetak Generasi Intelektual Berakhlak Mulia

Lampung — Institut Agama Islam (IAI) Darul A’mal Lampung menggelar kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025, Minggu (7/9/2025). Sebanyak 158 mahasiswa baru mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.

Ketua panitia, Syukron Nur Azis, M.H., memandu langsung jalannya acara yang mengusung tema “Membangun Generasi Intelektual Berakhlak Mulia dan Siap Mengabdi untuk Umat dan Bangsa.”

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAI Darul A’mal, KH. Qudratullah Sidiq, S.H., M.Pd., Prof. Hj. Siti Nurjanah (Rektor IAIN Metro Periode 2021–2025), Dr. Imam Mustofa selaku penjamin mutu Yayasan Darul A’mal Lampung, serta Wakil Rektor I Habibul Umam, M.Pd., Wakil Rektor II Dya Ayu, M.H., dan Wakil Rektor III Agnes Jevirialita, M.E. Turut hadir pula Ketua SEMA-DEMA Harpani dan Robert, serta tokoh akademik Gos Sodiq.

Dalam sambutannya, Gos Sodiq menegaskan bahwa PBAK bukan sekadar orientasi kampus, tetapi momentum menanamkan nilai integrasi ilmu, keislaman, dan keindonesiaan sesuai visi IAI Darul A’mal sebagai kampus berbasis pondok pesantren.

“Peserta PBAK hari ini bukan sekedar orientasi, melainkan sarana menanamkan nilai integrasi ilmu, keislaman, dan keindonesiaan sesuai visi IAI Darul’ A’mal sebagai kampus merdeka berbasis pondok pesantren,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa baru juga diajak menumbuhkan kasih sayang, toleransi, persatuan, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial. Harapannya, mahasiswa dapat tumbuh sebagai generasi unggul, berkarakter, adaptif terhadap era digital, dan siap berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Prof. Hj. Siti Nurjanah dalam pemaparannya menekankan pentingnya PBAK sebagai langkah awal mahasiswa menyesuaikan diri di tingkat fakultas maupun program studi.

“Peserta PBAK ini adalah mahasiswa baru, dengan kegiatan PBAK di tingkat fakultas dan program studi masing-masing. Mahasiswa bukan hanya untuk menuntut ilmu, tetapi juga membangun karakter dan kepedulian,” ungkapnya.

Ia menegaskan, mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang berprestasi akademik, memiliki tanggung jawab sosial, peduli lingkungan, serta berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan.(pan/dit)