SDN 13 Tulang Bawang Udik Tubaba Terancam Ditutup? Pengacara Pasang Plang!

7,020 views

TULANG BAWANG BARAT- SDN 13 Tulang Bawang Barat terancam ditutup!

Ini menyusul adanya pemasangan plang oleh pengacara dari keluarga Widodo yang mengklaim menjadi pemilik sah lahan sekolah yang terletak di Tiyuh Gading Kencana yang merupakan pemekaran dari Tiyuh Marga Kencana, kecamatan Tulang Bawang Udik, kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Rossi mewakili Dr. M. Yaman, S.H yang menjadi pengacara keluarga Widodo menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemasangan plang itu telah melalui prosedur dan telah mentaati proses hukum yang ada.

Diakatakannya, pada tahun 1982 Sutaji yang merupakan Kepala Tiyuh saat itu meminjam tanah seluas 5000 meter persegi kepada Tukarno (almarhum/ ayah Widodo) selaku pemilik. Nah, tanah itulah yang saat ini telah berdiri bnagunan SDN 13 Tulang Bawang Udik.

Rossi mengatakan bahwa tindakan memang plang itu merujuk pada Sertifikat Hak Mikik dengan nomor 11 17/ MK/ TBU, surat ukur bidang tanah Nomor : 1777/ MK/1979; Putusan Pengadilan Negeri Menggala perkara nomor : 45/ pdt. G. PN. MGL; Putusan Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Perkara Nomor : 84/ PDT./ PT. TJL.
yang kesemuanya proses peradilan itu dimenangkan oleh ahli waris Tukarno (almarhum).

Sementara itu, saat ditemui awak media di kediamannya, Sutaji, bekas Kepala Tiyuh Marga Kencana, memenenarkan hal tersebut. Namun dirinya mengatakan bahwa pihaknya sudah mengganti rugi pemilik lahan dengan seekor sapi.

“Tanah itu sebenernya sudah saya ganti rugi dengan seekor sapi pada saat itu mas, sekitar tahun 1982. Saat saya masih menjabat kepala tiyuh. Saya tukar dengan seekor sapi kepada Tukarno almarhum pemilik tanah itu. Namun untuk bukti dan saksi- saksi memang tidak ada. Karena semua aparatur saya yang dulu itu sekarang sudah tidak ada lagi satupun, sudah alamarhum semua,”Jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya merupakan korban, yang tidak mendapatkan keuantungan apa-apa saat itu. Dirinya hanya tulus berniat untuk membantu pemerintah dan masyarakat untuk turut serta meningkatkan sumber daya manusia melalui kemajuan pendidikan.

“Saya juga sudah dilaporkan oleh pihak mereka mas, dilaporkan ke Polres Tubaba terkait hal itu. Saya sudah dipanggil pihak Polres dan saya sudah jelaskan semuanya. Selain itu juga saya sudah pernah ke dinas pendidikan, serta ngadep bupati langsung menjelaskan semuanya,” tutupnya. (erw/dit)