Wah …Tengkulak Sayur di Lambar Buang Tomat 1,5 Ton

LAMPUNG BARAT- Seorang tengkulak sayuran di Lampung Barat menjadi viral dengan aksi membuang 1,5 ton tomat.

Hal tersebut dilakukan seorang tengkulak sayuran di Pemangku Umbul Lioh, Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Sabtu (27/3/2022) lalu.

Marwan (32) mengungkapkan, dia tidak bermaksud membuang tomat dengan sengaja, apalagi hanya membuat kontent dan menyebarkannya di sosial media.

“Saya sudah bilang ke ibu-ibu di lingkungan sini untuk mengambil tomat itu di dalam kotak, akan tetapi mungkin malu atau gak enak jadi gak ada yang ngambil mas,” jelasnya.

Lanjutnya, akhirnya dia menumpahkan tomat tersebut di tepi jalan depan kiosnya.

“Baru banyak ibu-ibu yang ngambilin bahkan ada yang videoin di sosial media,” ungkapnya.

Saat disinggung terkait aksi tersebut, dia mengatakan, saat ini harga tomat anjlok hingga hanya Rp. 400 per kilogram dari petani.

“Sekarang lagi banjir tomat, makanya harganya murah,” papar dia.

Sementara Gusta Yupriadi (41) petani sayuran di Pekon Sebarus Kecamatan Balik Bukit Lambar mengatakan, hampir semua harga sayuran mengalami penurunan, mengakibatkan para petani merugi hingga jutaan rupiah.

“Sedih bang, semua sayuran murah sekarang, kita kurang tahu penyebabnya. Apakah karena di pasaran lagi banjir stok sayuran atau yang lain,” terangnya.

Dia berharap kepada pemerintah untuk mencarikan solusi atas kondisi saat ini. Sementara harga pupuk selalu naik.

“Gimana kita gak rugi, harga sayuran murah, harga pupuk dan obat-obatan terus naik. Jadi tidak imbang antara hasil dan biaya perawatannya,” pungkasnya.(don/dit)