Depok KLB Virus Corona? Wali Kota Depok: Tunggu Keputusan Menkes

265 views
ilustrasi virus corona

DEPOK- Pemerintah Kota Depok tunggu keputusan Kementerian Kesehatan terkait kemungkinan penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona.

Untuk mengingatkan, 2 warga Kota Depok dinyatakan positif terinfeksi virus corona kemarin (2/3/20).

“Kalau kajian sudah selesai maka akan menjadi dasar bagi kami untuk menetapkan adanya peningkatan status menjadi KLB atau tidak,” kata Wali Kota Depok, M. Idris di Depok, Selasa (3/2/20), dilansir dari Antara.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tak ingin membuat masyarakat panik dengan mengeluarkan keputusan isolasi atau hal lainnya. Pihaknya berjanji akan merespons dengan cepat menangani permasalahan penyebaran virus ini.

“Nanti kita lihat, tergantung keputusan Menteri apakah akan diisolasi ataupun dinaikkan statusnya menjadi KLB,” ujarnya.

Dikatakannya, sejak maraknya virus corona, pihaknya sudah melakukan berbagai tindakan antisipatif. Salah satunya mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 445/0404/SURVIM sebagai kewaspadaan.

“Ini sebelum kejadian, sekarang ketika sudah terjadi kami akan revisi, pendalaman, dan pengetatan dalam sosialisasi virus corona. Termasuk melakukan pendataan bersama perangkat kecamatan dan Puskesmas,” jelasnya.

Idris mengatakan setelah mendapat kabar warganya positif Covid-19, Pemkot Depok melakukan rapat koordinasi untuk menentukan langkah antisipasi merebaknya virus tersebut.

Sebelumnya kata dia pihaknya sejak maraknya Covid-19 tersebut pada awal Januari lalu, Pemkot Depok langsung melakukan langkah antisipasi.

Pertama, melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Jawa Barat terkait penanganan Covid-19.

Kedua, Pemkot melalui Dinkes Kota Depok mengeluarkan surat edaran Nomor:445/0404/SURVIM sebagai kewaspadaan terhadap Covid-19.

Wali Kota juga mengintruksikan Direktur Rumah Sakit di Kota Depok dan Kepala Unit Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas seluruh Kota Depok untuk melakukan upaya pencegahan dan antisipasi munculnya kasus pneumonia berat tersebut.

“Kami juga melakukan sosialisasi terkait gejala dan antisipasi terhadap Covid-19,” katanya.

BACA JUGA :   Polres Kulon Progo, Yogyakarta Larang Takbir Keliling

Untuk itu Idris meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik agar imunitas tubuh selalu sehat dan kuat.

“Segera melapor ke rumah sakit terdekat apabila mengalami gejala demam, batuk dan sesak napas bersamaan,” ujarnya. (ant/dim)