LAMPUNG- Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi berstandar internasional melalui pelaksanaan visitasi akreditasi dari lembaga akreditasi ternama asal Jerman, ACQUIN (The Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute), yang berlangsung pada 19–20 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam upaya universitas mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul bertaraf global sekaligus memperkuat langkah menuju World Class University.
Visitasi internasional ini merupakan tahapan krusial dalam proses evaluasi mutu pendidikan, di mana tim asesor ACQUIN melakukan asesmen lapangan secara komprehensif terhadap kualitas akademik, tata kelola, serta sistem penjaminan mutu di Universitas Teknokrat Indonesia.
Empat Program Studi Unggulan Jalani Asesmen Internasional
Dalam kegiatan visitasi tersebut, empat program studi unggulan menjadi fokus utama asesmen, yaitu:
– S1 Sastra Inggris
– S1 Pendidikan Bahasa Inggris
– S1 Manajemen
– S1 Akuntansi
Keempat program studi tersebut berada di bawah naungan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yang selama ini dikenal aktif dalam mengembangkan kurikulum berbasis kebutuhan global dan industri.
Tim asesor ACQUIN melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), capaian pembelajaran internasional, kualitas dosen, fasilitas pembelajaran, hingga keterlibatan mahasiswa dan alumni dalam dunia kerja. Penilaian ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar pendidikan yang diterapkan telah memenuhi kriteria mutu pendidikan tinggi internasional.
Delegasi ACQUIN Tinjau Langsung Kualitas Akademik dan Sistem Penjaminan Mutu
Kunjungan delegasi ACQUIN dipimpin langsung oleh Robert Raback, selaku Deputy Head of the International Department ACQUIN. Kehadiran perwakilan lembaga akreditasi internasional tersebut menegaskan keseriusan proses evaluasi dalam menilai kesiapan Universitas Teknokrat Indonesia sebagai institusi pendidikan tinggi berstandar global.
Selama visitasi berlangsung, tim asesor melakukan serangkaian agenda penting, termasuk diskusi dengan pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta alumni. Selain itu, asesor juga meninjau fasilitas kampus, sistem pembelajaran, serta implementasi penjaminan mutu secara langsung.
Adapun penilaian akreditasi ACQUIN mencakup sepuluh aspek utama, yaitu kebijakan mutu, desain dan persetujuan program, pembelajaran berpusat pada mahasiswa, proses penerimaan dan perkembangan mahasiswa, kualitas dosen dan tenaga pengajar, sumber daya dan layanan mahasiswa, manajemen informasi, transparansi publik, monitoring dan evaluasi berkala, serta sistem penjaminan mutu eksternal. (uti)







