Dinilai Sebagai Penyebab Bencana Nasional di Sumut, Ini Penjelasan PTAR

LAMPUNG – Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR), menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem, yang terjadi di wilayah Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Padangsidimpuan.

Senior Manager Corporate Communications PTAR Katarina Siburian Hardono mengatakan, pihaknya turut berbelasungkawa kepada keluarga korban, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, cedera, dan warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana ini.

“Kami berharap situasi segera terkendali dan proses pemulihan berlangsung cepat dan aman,” kata dia, dikutip berdasarkan keterangan tertulis,

Menanggapi beredarnya informasi terkait penyebab bencana karena aktivitas tambang perusahaan, ia menegaskan bahwa lokasi banjir bandang di Desa Garoga berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga/Aek Ngadol yang berbeda dan tidak terhubung dengan DAS Aek Pahu, tempat PTAR beroperasi.

“Pemantauan kami juga tidak menemukan material kayu di DAS Aek Pahu yang dapat dikaitkan dengan temuan di wilayah banjir. PTAR mendukung penuh kajian komprehensif yang dilakukan pemerintah atas seluruh faktor penyebab bencana ini dan siap bekerja sama secara transparan,” ujarnya.

Menurut Katarina, sejak hari pertama terjadinya musibah, setidaknya PTAR telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan darurat kepada warga terdampak. Mulai dari pendirian posko, logistik kebutuhan pokok, sandang dan sanitasi, layanan kesehatan, hingga pemulihan akses.

Selain itu, perusahaan juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, TNI/Polri, Basarnas, mitra kerja, serta para relawan dan pemangku kepentingan lokal, agar seluruh upaya evakuasi, distribusi bantuan, dan penanganan kesehatan berlangsung dengan baik, terarah, dan sesuai arahan pemerintah.

Sumber: CNBC