LAMPUNG- Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidokan Universitas Teknokrat Indonesia angkatan 2022 A Vahry Lilam Putra bercerita pengalaman selama di Turki.
Vahry berhasil melewati seleksi Indonesia International Students Mobility Awards (IISMA) yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek Republik Indonesia.
IISMA adalah program studi selama satu semester di universitas di luar negeri yang didanai sepenuhnya oleh Pemerintah Indonesia.
A Vahry Lilam Putra berhasil lulus program IISMA di Middle East Technical University, Turki.
Vahry mengatakan, perkuliahan di sini dimulai dengan pengisian KRS di mana bisa dibilang cukup sibuk. Setiap mata kuliah hanya memberikan dua kuota untuk mahasiswa internasional.
Setelah itu, dalam segi pembelajaran dalam kelas, tidak jauh beda dengan Universitas Teknokrat Indonesia.
“Mereka sangat menganjurkan mahasiswa untuk aktif dalam diskusi bersama dosen dan juga sesama mahasiswa,” ujarnya kepada wartalampung.id baru-baru ini.
Namun, kata dia, yang jadi pembeda adalah ukuran kampusnya yang sangat sangat luas.
“Kami harus naik bus untuk berangkat dari asrama ke gedung fakultas masing-masing.”
Untuk busnya sendiri itu memiliki kode warna untuk jalur-jalur yang berbeda.
Tetapi, tak sedikit juga mahasiswa memilih untuk berjalan dari asrama walau bisa menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit.
“Jadi, di sini lumayan banyak bergerak dibanding ketika di UTI.”
Selama di METU ini, Vahry mengambil kredit SKS sebanyak 13.
Adapun mata kuliah yang ia ambil antara lain Sociolinguistics and Language Teaching, World Englishes and Culture, Classical Civilization of Greece and Rome 1, dan Beginning of Turkish 1.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM bangga atas pencapaian Vahry ini. Ia berharap satu semester ke depan Vahru lancar dalam menjalani kuliah di METU, Turki.(hms)







