UTI  

Teknokrat Hadiri Rakernas APTISI 2026, Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Lampung

BANDAR LAMPUNG – Universitas Teknokrat Indonesia menghadiri kegiatan **Silaturahmi dan Ramah Tamah Gubernur Lampung bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah II-B Provinsi Lampung** dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I APTISI 2026 di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum APTISI **Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I.**, Gubernur Lampung **Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.**, jajaran Forkopimda Lampung, serta Ketua APTISI Wilayah II-B Provinsi Lampung **Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc.** Turut hadir **Wakil Ketua APTISI Pusat Bidang Empowering dan Kewirausahaan sekaligus Dewan Penasihat APTISI Lampung, Dr. H. M. Nasrullah, S.E., M.B.A.**

Dalam laporannya, Ketua APTISI Wilayah II-B Lampung sekaligus Ketua Panitia Rakernas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan terhadap pelaksanaan Rakernas APTISI 2026. Rakernas ini diikuti sekitar **500 peserta dari 34 provinsi di Indonesia** dan diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi serta sinergi perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum APTISI menekankan pentingnya **penguatan sumber daya manusia (SDM)** sebagai bagian utama pembangunan daerah. Ia mendorong perguruan tinggi swasta untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk pengembangan desa binaan.

Ia juga menyoroti perkembangan **Artificial Intelligence (AI)** yang membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Perguruan tinggi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mengembangkan inovasi dan sumber pendanaan alternatif untuk memperkuat keberlanjutan institusi.

Gubernur Lampung dalam sambutannya turut menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci dalam mendorong kemajuan daerah dan mempersiapkan Indonesia menuju **Indonesia Emas 2045**. Menurutnya, potensi sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan dan SDM agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Gubernur juga mendorong perguruan tinggi untuk menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan industri, mengembangkan hilirisasi komoditas unggulan Lampung, serta memperkuat kolaborasi dalam pembangunan desa. Salah satu upaya yang disampaikan adalah rencana program **“Satu Desa Satu Sarjana”** untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat SDM di tingkat desa.

Kegiatan silaturahmi tersebut semakin semarak dengan penampilan **UKM Tari Universitas Teknokrat Indonesia** yang membawakan **Tari Dendang Besambut**, sebagai bagian dari penyambutan dan pengenalan kekayaan budaya Lampung.

Melalui kehadiran dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia turut memperkuat komitmennya dalam membangun sinergi dengan APTISI dan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *