UTI  

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Melaju ke Nasional Kompetisi Keamanan Siber

BANDAR LAMPUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di tingkat nasional. Mahasiswa terbaik Teknokrat yakni Tim keamanan siber Teknokrat yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Programming Teknokrat (PROTEK) berhasil menjadi finalis Nasional dalam Kompetisi Keamanan Siber “Rise The Ranger 2” kategori Attack and Defense yang diselenggarakan oleh Satuan Siber (Satsiber) TNI.

Tim Teknokrat berhasil menunjukkan performa terbaik pada tahap penyisihan dengan menduduki peringkat pertama dari enam tim yang dinyatakan lolos ke babak final. Capaian tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa Teknokrat dalam bidang keamanan siber sekaligus menunjukkan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan keamanan di era digital.

Tim PROTEK Teknokrat diperkuat oleh tiga mahasiswa, yaitu Erwin Wijaya, Angelica Christiani Susanto, dan Rizki Dwi Saputra, dengan dosen terbaik Teknokrat sebagai pembimbing Yuri Rahmanto, M.Kom.
Kompetisi kategori Attack and Defense menguji kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan siber. Peserta dituntut tidak hanya mampu menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan, tetapi juga mempertahankan sistem dari serangan yang dilakukan oleh tim lawan.
Keberhasilan menjadi peringkat pertama pada tahap penyisihan menjadi modal penting bagi tim Teknokrat untuk menghadapi babak final. Babak final akan dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap.

Pembimbing tim, Yuri Rahmanto, M.Kom., mengapresiasi perjuangan para mahasiswa yang telah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tersebut.

Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi prestasi bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk membangun kompetensi praktis di bidang keamanan siber.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Erwin, Angelica, dan Rizki. Menjadi peringkat pertama pada tahap penyisihan dan lolos sebagai salah satu dari enam finalis merupakan capaian yang membanggakan.

Semoga pada babak final mereka dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama Universitas Teknokrat Indonesia semakin dikenal di bidang keamanan siber,” ujar Yuri.
Ia menambahkan, pengalaman mengikuti kompetisi nasional seperti Rise The Ranger 2 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun mental kompetitif.
“Dunia keamanan siber membutuhkan kemampuan teknis yang kuat, tetapi juga kemampuan berpikir cepat, analitis, bekerja dalam tim, dan mengambil keputusan dalam situasi yang dinamis. Kompetisi seperti ini memberikan pengalaman nyata yang sangat berharga bagi mahasiswa,” tambahnya.
Keberhasilan tim PROTEK Teknokrat menjadi finalis juga semakin memperkuat komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi, khususnya cyber security, ethical hacking, dan keamanan sistem digital.
Dengan posisi peringkat pertama pada tahap penyisihan, tim keamanan siber Teknokrat kini bersiap menghadapi persaingan di babak final Rise The Ranger 2 pada 24 Agustus mendatang di Mabes TNI Cilangkap.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, mengembangkan kemampuan teknologi, dan berani berkompetisi di tingkat nasional. (uti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *