JAKARTA – Perkembangan terbaru datang dari kasus dugaan deposito fiktif yang sempat viral dan menyeret nama salah satu mantan pegawai BCA di Kantor Cabang Kepanjen, Malang.
Kasus deposito fiktif yang dilakukan oleh karyawan Bank BCA kini berbuntut panjang.
Sebelumnya diketahui bahwa adanya karyawan Bank BCA yang diduga telah melakukan penipuan deposito kepada seorang nasabah.
Di mana diketahui bahwa nasabah tersebut terus membayar deposito pendidikan anak tersebut selama 3 tahun lamanya, namun diketahui oknum karyawan Bank BCA tersebut justru menghabiskan uang yang disetornya tersebut.
Tak main-main, diketahui kerugiannya telah mencapai Rp987 Juta.
Atas kasus tersebut, sosok Wani Sabu bahkan turun langsung untuk menangani kasus deposito fiktif tersebut.
Hal itu diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Thread @alfidakhlifa pada 28 Juni 2026.
”Halo guys terkait dengan case aku yang rame kemarin tentang kasus deposito fiktif Bank BCA yang terjadi di cabang Malang / Kepanjen, hari ini aku sudah melakukan pertemuan dengan pihak @goodlifebca pusat yang akhirnya bertemu dengan Ibu Wani Sabu, untuk sama-sama dibantu menhelesaikan kasus aku yang terjadi di cabang Malang. Mohon doanya ya guys agar case aku diselesaikan dengan baik oleh pihak BCA pusat. Terma kasih semuanya untuk support dan doa dari kalian semuanya yah. Da terbaik untuk kalian,” tandasnya.
Profil Wani Sabu
Wani Sabu diketahui memiliki nama lengkap Nathaliya Wani Sabu.
Di mana ia adalah seorang Ketua Komite Cyber Security Perbanas.
Adapun jabatan lain yakni sebagai:
- Sekretaris ICCA
- Wakil Ketua Umum PSMTI
- Sekretaris Dewan Penasehat Ilumni FH Unpar
Diketahui Wani Sabu juga adalah Senior Advisor Fraud Banking Investigation dan mantan Head of Halo BCA.
Kasus Dugaan Deposito Fiktif BCA Rp987 Juta Masuk Babak Baru, Wani Sabu Turun Tangan







