JAKARTA- Perjalanan 24 tahun Blueray Cargo pada 2026 menjadi momen refleksi yang penuh makna. Perusahaan logistik ini tidak hanya menandai usia, tetapi juga memperkuat komitmen sosial melalui kegiatan berbagi bersama masyarakat.
Kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Bersedekah Blueray Cargo” digelar di kawasan Sunter Jaya dengan melibatkan sekitar 100 anak yatim-piatu. Acara berlangsung hangat menjelang waktu berbuka puasa dan dihadiri berbagai elemen masyarakat setempat.
Momentum tersebut menjadi ruang refleksi bagi manajemen perusahaan untuk melihat kembali perjalanan panjang sejak berdiri pada 2001. Ramadan dimaknai bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi waktu untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam bisnis.
“Ramadan seperti cermin yang mengajak kita melihat kembali perjalanan dan menyadari bahwa bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi tentang manusia,” tulis manajemen Blueray Cargo.
Sejak awal berdiri, perusahaan ini memulai langkah sebagai usaha logistik sederhana yang membantu masyarakat dalam pengiriman barang. Seiring waktu, peran tersebut berkembang menjadi bagian penting dari roda ekonomi masyarakat.
Setiap paket yang dikirim tidak sekadar barang, tetapi menyimpan cerita perjuangan pelaku usaha, harapan keluarga, hingga mimpi para pedagang kecil yang bergantung pada distribusi tepat waktu.
Selama lebih dari dua dekade, hubungan antara perusahaan dengan pelanggan, mitra, dan masyarakat terjalin menjadi kepercayaan yang kuat. Hal itu menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan bisnis.
“Tumbuh bersama pelanggan adalah perjalanan yang tidak instan, tetapi dibangun dari kepercayaan dan konsistensi pelayanan,” ungkap manajemen.
Perjalanan panjang tersebut tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Dinamika dunia usaha yang terus berubah menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi dan melakukan evaluasi.
Karena itu, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperbaiki kekurangan dan memperkuat nilai yang telah menjadi dasar perusahaan sejak awal berdiri.
Selain santunan anak yatim, sebelumnya perusahaan juga menggelar aksi berbagi takjil di kawasan Taman Sari sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Bagi Blueray Cargo, lingkungan sekitar bukan hanya tempat usaha, tetapi bagian dari kehidupan yang harus dijaga dan diperhatikan bersama.
Kegiatan santunan ini pun menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian.
Suasana haru sempat mewarnai acara ketika salah satu anak berkebutuhan khusus menghampiri perwakilan manajemen, Vina Purnamasari. Momen tersebut membuatnya tak kuasa menahan air mata.
“Saya benar-benar tersentuh. Melihat mereka tersenyum dan datang menghampiri, rasanya seperti diingatkan bahwa kebahagiaan itu sederhana,” ujar Vina dengan suara bergetar.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan perusahaan harus memberi manfaat nyata bagi sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kami ingin terus berbagi, karena di situlah makna perjalanan ini terasa lebih utuh,” katanya.
Sekretaris Kelurahan Sunter Jaya, Mila, turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dapat terus terjalin.
Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Blueray Cargo berharap nilai kebersamaan dan kepedulian yang telah dibangun dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Perjalanan perusahaan bukan hanya tentang usia, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat,” tulis manajemen.
Memasuki usia ke-24, Blueray Cargo optimistis dapat terus tumbuh dengan menjaga kepercayaan, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Rayakan 24 Tahun, Blueray Cargo Santuni 100 Anak Yatim di Sunter Agung

