BOGOR – Pengadaan perangkat teknologi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor kembali menuai sorotan publik.
Awal November 2025, BKPSDM melakukan pembelian laptop serta personal computer (tablet PC) dengan total anggaran mencapai Rp567.263.446.
Dari data yang dihimpun, paket pengadaan laptop mencakup perangkat dengan layar 14 inci, RAM 16 GB, dan SSD 1 TB, dengan nilai anggaran sebesar Rp335.122.320.
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, membenarkan adanya pembelian tersebut, namun menilai BKPSDM tidak membuka informasi secara utuh, terutama terkait jumlah unit laptop yang dibeli.
“Tolong jangan ada dusta di antara pejabat dan publik. Yang harus dijelaskan itu jumlah unitnya. Kenapa Kepala BKPSDM, Ibu Yunita Mustika Putri, tidak membeberkan berapa yang dibeli? Apakah publik tidak boleh tahu harga satuannya?” tegas Uchok, Sabtu (15/11/2025).
Uchok juga kembali mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, pada Desember 2024 di Padepokan Garuda Yaksa, Babakan Madang.
Saat itu, Prabowo menekankan pentingnya integritas dan pencegahan korupsi di daerah.
”Bupati kalau gendut jangan korupsi. Kalau korupsi tetap saya kejar,” kata Prabowo kala itu,”kata Prabowo.
Hingga berita ini diturunkan pihak BKPSDM atau Pemkab Bogor belum bisa memberikan penjelasan secara detil proses pembelian laptop tersebut.
Anggaran Pengadaan Laptop Rp 567 Juta di BKPSDM Bogor Tidak Transparan, CBA Desak Kejari Periksa







