Metro – Para Kader Penggerak Pesantren Sampah Nusantara mengikuti acara pemanfaatan sampah botol aqua dan plastik dengan cara mendaur ulang agar supaya menjadi Kursi ekobrik acara berlangsung di Yayasan Pusat Pesantren Sampah Nusantara (YPSN) di jl Kutilang Rt/043 Rw/009 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro utara rabu 09/07/2025
Mulyadi salah satu penggerak Bank Sampah Hatim Berseri menuturkan, “kita ini mengupayakan perlambatan laju peredaran sampah plastik ke TPA (tempat pembuangan ahir sampah) karangrejo, karena dalam pembuatan 1 unit kursi ekobrik ini membutuhkan 10kg sampah plastik, jadi saya sangat mengapresiasi dan bangga terhadap teman-teman Pesantren Sampah yang terus bergerak memanfaatkan dan menanggulangi sampah untuk dapat kita gunakan sebagai kursi Alhamdulillah semua teman-teman penuh semangat dan antusias sekali mengikuti kegiatan ini,. Ujar pria yang akrab disapa Mulya
Senada disampaikan ketua bidang pendidikan Pesantren Sampah Intiyas Suprihatin, “Sementara ini sambil perlahan-lahan kita bisa mendaur ulang sampah plastik dengan pemberdayaan warga ya meskipun masih belajar tapi kita optimis bahwa pemanfaatan sampah dapat berguna untuk kita pakai dalam pengembangan pesantren sampah dan mengurangi pencemaran lingkungan, dan ini sebagai pembekalan anggota untuk memiliki skil kemampuan mendaur ulang sampah “. Tegas Tiyas
Sementara menurut Slamet Riadi selaku Founder Pesantren Sampah Nusantara mengatakan “alhamdulillah Kegiatan kita yang rutin setiap hari minggu dengan harapan para kader penggerak memiliki skil kemampuan dalam mengolah dan memanfaatkan sampah limbah plastik.
Masih menurut slamet, Pesantren Sampah adalah sebagai wadah Pegiat-pegat lingkungan yang mana disini ada pelatihan pendidikan terkait masalah sampah dan bank Sampah, serta Menabung sampah, sampah ditukar dengan sembako dan daur ulang sampah, sampah dapat menumbuhkan ekonomi warga serta edukasi dan kolaborasi tentang pemberdayaan, kesadaran kolaborasi warga dan gotongroyong. Ujar Slamet. (gml)







