JAKARTA – Bank Jakarta berkomitmen memperkuat fungsi Corporate Secretary sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola dan kualitas komunikasi korporasi.
Penguatan ini memastikan keterbukaan informasi serta komunikasi dengan regulator dan pemangku kepentingan berjalan transparan, akurat, dan konsisten.
Tata kelola dan komunikasi yang kuat juga menjadi fondasi untuk meningkatkan kepercayaan, memperkuat reputasi, serta mendukung pengembangan bisnis dan pertumbuhan kinerja Bank Jakarta secara berkelanjutan.
Sepanjang semester pertama 2026, Bank Jakarta berhasil menorehkan kinerja positif di paruh pertama tahun ini. Bank membukukan laba bersih Rp555,46 miliar atau melonjak 31,8% secara tahunan.
Mengutip laporan keuangan Bank Jakarta, Minggu (6/9/2026), capaian tersebut sejalan dengan pendapatan bunga naik 7,75% menjadi Rp 3,19 triliun dan menyusutnya beban bunga 3,64% menjadi Rp 1,43 triliun. Alhasil, pendapatan bunga bersih melonjak 19,2% menjadi Rp1,76 triliun.
Sementara itu, outstanding Kredit Bank Jakarta tumbuh 18,9% menjadi Rp 62,94 triliun diserta dengan perbaikan kualitas aset. Radio NPL gross turun dari 3,02% menjadi 2,54% pada Juni 2025. Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) Bank Jakarta naik 11,13% menjadi Rp 75,22 triliun.
Atas komitmen dan pencapaian itu, Bank Jakarta meraih penghargaan Corporate Secretary Champion 2026 sebagai apresiasi atas penerapan fungsi Corporate Secretary yang profesional dan inovatif dalam memperkuat tata kelola perusahaan (GCG) serta komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
Perkuat Tata Kelola, Keuntungan Bank Jakarta Meningkat di Semester I 2026





