Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi dan keberlanjutan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema energi terbarukan di SMK Mitra Bhakti Bandar Sribhawono, Lampung Timur.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Center of Excellence (CoE) Hijau Energi Universitas Teknokrat Indonesia tersebut dikemas dalam workshop bertajuk “Perakitan Kipas Panel Surya Otomatis”, yang berlangsung di auditorium SMK Mitra Bhakti Bandar Sribhawono dan diikuti puluhan siswa kelas XI jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
Workshop ini menjadi bagian dari upaya Universitas Teknokrat Indonesia dalam memperkenalkan teknologi energi bersih kepada generasi muda sekaligus meningkatkan literasi pelajar terhadap pemanfaatan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh pihak sekolah. Kepala SMK Mitra Bhakti Bandar Sribhawono, Rio Kencana, bersama jajaran guru dan staf sekolah hadir langsung menyambut tim dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia.
Dalam sambutannya, Rio Kencana menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia yang menghadirkan pembelajaran aplikatif berbasis teknologi masa depan di lingkungan sekolah.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas kegiatan edukatif yang sangat bermanfaat ini. Para siswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung mengenai energi terbarukan yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.
Materi workshop disampaikan langsung oleh dosen Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus pakar energi terbarukan, Fika Trisnawati, S.T., M.T. Dalam sesi pemaparan, para peserta dikenalkan pada konsep dasar energi surya, cara kerja panel surya, hingga implementasinya dalam kehidupan sehari-hari sebagai solusi energi bersih masa depan.
Tidak hanya mendapatkan materi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung merakit kipas panel surya otomatis. Pada sesi praktik tersebut, para siswa didampingi oleh mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Apka Silpiawan, Ferdy Andrean, dan Fahri Wirya Putra.
Melalui praktik ini, siswa diberi kesempatan untuk merangkai komponen panel surya secara langsung, memahami alur konversi energi matahari menjadi energi listrik, hingga melihat penerapan teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mencoba merakit perangkat secara mandiri. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang belajar kolaboratif antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun wawasan teknologi bagi generasi muda.
Dosen pemateri, Fika Trisnawati, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya energi terbarukan sejak dini kepada pelajar.
“Kami berharap melalui workshop ini siswa tidak hanya mengenal konsep energi surya secara teori, tetapi juga mampu memahami penerapan teknologinya secara nyata. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap inovasi energi hijau dan teknologi berkelanjutan di masa depan,” jelasnya.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami percaya perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara langsung untuk memberi manfaat, membuka wawasan, dan membangun kesadaran generasi muda terhadap energi terbarukan dan masa depan lingkungan,” ujar Nasrullah Yusuf.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. Ia menegaskan bahwa kampus terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk menghadirkan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan pengabdian seperti ini karena menjadi ruang kolaborasi antara kampus dan masyarakat. Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen menghadirkan inovasi teknologi yang aplikatif, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui kegiatan ini kami ingin memperluas literasi energi terbarukan sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus berkembang melalui teknologi,” kata Mahathir.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga memperkuat posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus yang konsisten mendorong pengembangan teknologi hijau, inovasi energi terbarukan, serta pembelajaran berbasis praktik yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Program ini selaras dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pembelajaran berbasis praktik dan teknologi; SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, melalui edukasi energi terbarukan kepada generasi muda; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengembangan inovasi teknologi ramah lingkungan; serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui peningkatan kesadaran penggunaan energi hijau yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus menegaskan perannya sebagai kampus yang aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional. (uti)







