Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan talenta digital melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Center of Excellence (CoE) Metaverse. Kegiatan bertajuk “AI for Metaverse Creation” tersebut digelar di SMKN 2 Bandar Lampung pada Selasa, 12 Mei 2026.
Pelatihan ini menjadi langkah nyata Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Terbaik di Lampung dalam mendukung peningkatan literasi teknologi generasi muda, khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI), metaverse, dan pengembangan dunia virtual interaktif yang saat ini berkembang pesat di era transformasi digital global.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dosen CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Ade Dwi Putra, M.Kom., Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Bandar Lampung Muhammad Iwan, M.Pd., tim mahasiswa CoE Metaverse, serta para siswa dan siswi SMKN 2 Bandar Lampung yang mengikuti pelatihan dengan antusias.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak SMKN 2 Bandar Lampung yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis bersama Universitas Teknokrat Indonesia dalam menghadirkan pelatihan berbasis teknologi masa depan bagi siswa sekolah menengah kejuruan.
Dalam sambutannya, Ade Dwi Putra, M.Kom., menegaskan bahwa penguasaan teknologi AI dan metaverse menjadi keterampilan penting yang harus dipersiapkan sejak dini guna menghadapi kebutuhan industri digital di masa depan.
“Perkembangan teknologi saat ini bergerak sangat cepat. Karena itu, siswa perlu dikenalkan langsung dengan teknologi berbasis AI dan metaverse agar memiliki kesiapan kompetensi serta daya saing yang lebih baik di era digital,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMKN 2 Bandar Lampung sebagai bentuk komitmen kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada sesi praktik, peserta mendapatkan pengalaman langsung membuat aset tiga dimensi (3D) menggunakan tools berbasis Artificial Intelligence. Selanjutnya, aset tersebut diunggah ke dalam platform Roblox Studio untuk dikembangkan menjadi lingkungan virtual interaktif.
Tidak hanya itu, siswa juga diajak membangun dunia virtual 3D yang dapat diakses melalui komputer maupun perangkat Virtual Reality (VR Headset). Seluruh proses praktik didampingi secara langsung oleh dosen dan mahasiswa CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia sehingga peserta dapat memahami implementasi teknologi secara aplikatif.
Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Yuri Rahmanto, M.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami konsep metaverse secara teoritis, tetapi juga mampu mempraktikkan teknologi tersebut secara langsung.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang nyata dan relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini. Melalui pelatihan ini, siswa dapat memahami bagaimana AI dan metaverse digunakan untuk menciptakan dunia virtual interaktif yang memiliki potensi besar di berbagai sektor industri kreatif maupun pendidikan,” jelas Yuri.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas di bidang teknologi digital dan immersive technology.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memberikan apresiasi atas inisiatif CoE Metaverse dalam menghadirkan program pengabdian yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang mampu memperkenalkan teknologi masa depan kepada generasi muda. Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen menjadi kampus yang aktif mendorong lahirnya talenta digital unggul melalui pendidikan berbasis inovasi dan kolaborasi,” ujar Nasrullah Yusuf.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan kompetensi digital generasi muda. Kami berharap para siswa semakin termotivasi untuk menguasai teknologi AI dan metaverse sebagai bekal menghadapi dunia kerja masa depan,” kata Mahathir.
Ia juga mengajak lulusan SMA dan SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus yang fokus pada pengembangan inovasi dan teknologi digital.
“Bagi para lulusan SMA dan SMK yang ingin berkembang di bidang teknologi digital, artificial intelligence, dan industri kreatif masa depan, mari bergabung bersama Universitas Teknokrat Indonesia melalui laman resmi spmb.teknokrat.ac.id,” tambahnya.
Kegiatan pelatihan “AI for Metaverse Creation” ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs Poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDGs Poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDGs Poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui penguatan literasi digital, pengembangan keterampilan teknologi masa depan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan sekolah, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkontribusi menciptakan generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global di era transformasi digital. (uti)







