UTI  

Alumni UTI Berkarier di Bappeda Provinsi Lampung, Bukti Lulusan Informatika Mampu Bersaing di Dunia Kerja

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan kontribusinya dalam mencetak lulusan unggul dan profesional yang mampu bersaing di dunia kerja. Salah satu alumni terbaiknya, Satria Destrian M., S.Kom., alumnus Program Studi S1 Informatika, kini sukses berkarier di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung sebagai Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi pada Sekretariat Bappeda Provinsi Lampung.

Keberhasilan Satria menjadi bukti nyata bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi informasi secara profesional di lingkungan pemerintahan.

Dalam kesehariannya, Satria bertanggung jawab pada pengelolaan sistem informasi dan teknologi yang mendukung efektivitas pelayanan serta tata kelola administrasi di lingkungan Bappeda Provinsi Lampung. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Satria mengungkapkan bahwa pengalaman selama menempuh pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia memberikan banyak bekal penting, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter profesional.

“Bagi saya, Universitas Teknokrat Indonesia bukan sekadar tempat mencari ilmu, tetapi juga sebuah ekosistem yang membentuk karakter dan profesionalisme. Nilai-nilai tersebut sangat bermanfaat ketika saya memasuki dunia kerja,” ujar Satria.

Ia juga menilai hubungan yang komunikatif antara dosen dan mahasiswa menjadi salah satu keunggulan kampus yang sangat membantu proses belajar selama perkuliahan.

“Hubungan dosen dan mahasiswa di Teknokrat sangat baik dan komunikatif. Mahasiswa lebih mudah mendapatkan informasi, ilmu, maupun arahan yang mendukung pengembangan diri,” tambahnya.

Menurut Satria, berbagai ilmu yang diperoleh selama kuliah, khususnya di bidang teknologi informasi dan pengelolaan sistem digital, kini dapat diterapkan secara langsung dalam pekerjaannya di lingkungan pemerintahan daerah.

Ia juga mengapresiasi dukungan fasilitas kampus yang modern dan menunjang pengembangan kompetensi mahasiswa, mulai dari laboratorium komputer, fasilitas teknologi digital, ruang pembelajaran interaktif, hingga lingkungan akademik yang mendukung kreativitas dan inovasi mahasiswa.

Keberhasilan Satria tidak terlepas dari peran para dosen Universitas Teknokrat Indonesia yang selama ini aktif membimbing mahasiswa, baik dalam penguasaan akademik maupun pengembangan karakter profesional. Para dosen dinilai memiliki kompetensi tinggi dan selalu memberikan motivasi agar mahasiswa mampu berkembang sesuai kebutuhan dunia kerja dan industri digital saat ini.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memberikan apresiasi atas capaian alumni yang mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah melalui bidang teknologi informasi.

“Kami bangga melihat alumni Universitas Teknokrat Indonesia mampu mengambil peran strategis di instansi pemerintahan. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang diterapkan di kampus mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Nasrullah Yusuf.

Menurutnya, keberhasilan alumni menjadi motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, inovasi pembelajaran, serta penguatan kompetensi digital mahasiswa agar mampu bersaing di era transformasi teknologi.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian Satria Destrian M.

“Satria merupakan representasi alumni Teknokrat yang mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan nilai profesionalisme secara nyata di dunia kerja. Kami berharap semakin banyak alumni Teknokrat yang berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan masyarakat melalui bidang teknologi dan inovasi,” kata Mahathir.

Ia menambahkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan industri maupun pemerintahan.

Keberhasilan alumni Universitas Teknokrat Indonesia ini juga sejalan dengan komitmen kampus dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG Poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, SDG Poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penciptaan lulusan yang kompeten dan siap kerja, serta SDG Poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan transformasi digital dan pengembangan teknologi informasi di sektor pemerintahan. (uti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *