Lelaki Sukses dan Tangguh Itu Tidak Pernah Bercerita akan Rindu dan Cintanya

LAMPUNG – Pria ini merupakan Franciscus Welirang atau Franky Welirang. Dia adalah Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk sejak tahun 1995 hingga sekarang.

‎Franky merupakan menantu pendiri Salim Group, Sudono Salim, dan suami dari Mira Salim. Dengan demikian, ia juga adik ipar dari Anthony Salim, CEO Salim Group.

‎Franciscus “Franky” Welirang dikenal sebagai salah satu figur penting di balik keberhasilan Indofood dan Bogasari Flour Mills.

‎Setelah menyelesaikan studi teknik kimia di South Bank Polytechnic, London, pada tahun 1974, ia bergabung dengan Salim Group dan mulai menapaki kariernya di sejumlah perusahaan besar di bawah naungan konglomerasi tersebut.

‎Karier Franciscus Welirang menanjak pesat saat ia dipercaya memimpin Bogasari Flour Mills, produsen tepung terbesar di Indonesia.

‎Berkat dedikasinya di industri pangan, ia kemudian diangkat menjadi Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada tahun 1995, posisi yang masih ia pegang hingga kini.

‎Ia menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (2015-sekarang), Komisaris PT Unggul Indah Cahaya Tbk (2011-sekarang), dan Komisaris Independen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (2021-sekarang).

‎Tak hanya itu, Franciscus Welirang juga menjadi Executive Board Member di National Committee for Governance Policy serta anggota Kelompok Ahli Pangan di Badan Pangan Nasional sejak tahun 2022.

‎Semakin Tua, Semakin Bijak dan Aktif Berorganisasi

‎Selain berperan strategis di Indofood, Franciscus Welirang juga aktif di berbagai lembaga bisnis dan organisasi nasional.  Salah satu organisasinya tak lain Asosiasi Filantropi Indonesia, di mana dia duduk sebagai Ketua Dewan Penasehat.

‎”Saya selaku Ketua Dewan Penasihat PFI bangga dengan terselenggaranya kegiatan yang melibatkan beberapa instansi dan kementerian ini, seperti Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian UMKM, Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM), dan sebagainya,” katanya beberapa waktu lalu.

‎Dia menambahkan  budaya filantropi yang kuat bukan hanya soal memberi, tetapi tentang membangun nilai-nilai, seperti kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial, yang sudah lama hidup dalam masyarakat kita.

‎”Budaya filantropi perlu ditopang oleh ekosistem yang sehat agar dampaknya berkelanjutan dan terukur. Fifest 2025 adalah momentum konsolidasi energi kolektif kita untuk menjadikan filantropi Indonesia sebagai kekuatan transformatif yang responsif, inklusi, dan berbasiskan nilai kemanusiaan,” ujar Franky.

‎Ia menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (2015-sekarang), Komisaris PT Unggul Indah Cahaya Tbk (2011-sekarang), dan Komisaris Independen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (2021-sekarang).

‎Tak hanya itu, Franciscus Welirang juga menjadi Executive Board Member di National Committee for Governance Policy serta anggota Kelompok Ahli Pangan di Badan Pangan Nasional sejak tahun 2022.

‎Sisi Lain Sebuah Kejujuran

‎Tidak ada yang mengetahui jika sosok yang ramah dan murah hati ini menyimpan rahasia yang tertutup kelambu sunyi.  Yah lelaki itu tidak pernah bercerita hanya diam dan bertindak.

‎Franky mulai berkenalan dengan sosok gadis asal Jawa Tengah yang berkulit putih dan berwajah ayu. Rumah sang gadis di pinggir sebuah jalur kereta api seakan menjadi saksi bisu dari kisah cinta keduanya.

‎Usai menikah, Franky memberikan tempat tinggalnya kepada sang istri di bilangan Meruya, Jakarta Barat. Pria ini terkenal ramah dan mudah bergaul. Tidak pernah menunjukkan identitasnya yang tergolong dari keluarga konglomerat tanah air.

‎”Dia setiap datang ke rumah istri keduanya di sini (Taman Villa Meruya-red) sehabis pukul 18:00 namun pukul 12 malam sudah kembali lagi. Dan saya tidak tahu lagi kabarnya setelah istrinya itu pindah. Jika tidak salah pindahnya itu sekitar tahun 2002, ” kata sumber yang mengenang kebaikan pria bernama lengkap Fransiskus Welirang.

Sampai tulisan ini diterbitkan belum ada jawaban yang diberikan Franky kepada redaksi.