Walikota Metro Peringati Nuzulul Qur’an

1,088 views

METRO- Pemerintah Kota Metro memperingati Nuzulul Qur’an Tahun 1444 H/ 2023 M yang berlangsung di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Jum’at (07/04/2023).

Walikota Metro Wahdi menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023M.

“Mudah-mudahan peringatan ini akan mampu menambah keimanan dan ketaqwaan kita, serta memotivasi kita semua untuk lebih mencintai, memahami dan mengamalkan ajaran yang terkandung dalam Al-Quranul Karim, ” ujarnya.

Wahdi juga menuturkan bahwa bulan Ramadhan sering pula disebut sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, karena pada bulan Ramadhan tepatnya 13 Tahun sebelum Hijrah, wahyu pertama diturunkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, melalui perantaraan Malaikat Jibril.

“Pada hari ini, kita bersama-sama akan mengingatkan salah satu di antara sekian banyak keistimewaan di bulan Ramadhan yang merupakan sebuah peristiwa yang menandai dimulainya kenabian dari junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang diutus sebagai pembawa rahmat bagi umat manusia, ” tutur Wahdi.

Walikota Metro juga mengungkapkan bahwa, turunnya Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat yang Allah persembahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, Al-Qur’an juga memiliki nilai sastra yang sangat tinggi dan indah dengan berbagai keutamaan yaitu, isi yang terkandung di dalamnya sebagai penuntun dan pegangan hidup agar kita memperoleh keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.

Selain itu, tujuan peringatan Nuzulul Qur’an untuk merenungkan kembali tentang kadar keimanan dan ketaqwaan kita di dalam mengamalkan kandungan Al-Quran. Sekaligus diharapkan dapat menjadi titik lanjutan bagi kita untuk memperbaiki segala kekurangan dan kealpaan kita selama ini.

“Dalam peringatan ini mari kita segarkan kembali ingatan kita akan pemahaman dan pendalaman tentang Al-Qur’an, sebagai kitab suci Al-Quran yang merupakan penuntun dan pegangan hidup kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari agar kita dapat menjadi hamba-Nya yang Muttaqin, “terangnya.

Tambahnya, Wahdi juga mengajak jamaah untuk meningkatkan lagi rasa syukur, iman dan taqwa kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan terus berupaya mengamalkan tuntunan dan ajaran yang terdapat dalam kitab suci Al-quran.

“Demikian beberapa hal yang perlu kami sampaikan pada kesempatan ini, untuk lebih mencintai Al-Qur’an dengan membaca, mendalami arti dan makna yang terkandung di dalamnya sebagai panduan menuju kesempurnaan diri dalam menjalani kehidupan, ” ungkapnya.

Sementara itu, Ustad KH. Zakaria Ahmad membeberkan bahwa Al-Qur’an tidak bertentangan dengan masa dan waktu, karena Al-Qur’an adalah satu mukjizat yang dapat diwariskan pada hari ini kepada kita sebagai umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Al-Qur’an juga bisa menyembuhkan penyakit hati dengan menghilangkan sifat-sifat hewani dalam diri kita, rakus, sombong dan hasut.

“Al-Qur’an seperti mata dan seperti berlian yang bisa kita kaji dari sisi bahasa, kita bisa kaji dari sisi hukum, kita bisa kaji dari sisi sosial politik dan masih banyak lagi. Maka sepatutnya kita mencinta dan membaca Al-Qur’an untuk meningkatkan keyakinan, ” bebernya.

KH. Zakaria Ahmad juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an merupakan solusi untuk menghadapi kehidupan dunia dan akhirat.

Acara diakhiri dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara langsung oleh Iley Naqi Suqya Ghilba Juara I Tahfidz 5 Juz Tingkat Provinsi Lampung. (hms)