LAMPUNG– Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali menegaskan reputasinya sebagai “Kampus Sang Juara” melalui penyelenggaraan Teknokrat Academic Expo. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Kamis (22/1/2026), kawasan kampus dipadati ratusan siswa SMA dan SMK dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang antusias menyaksikan langsung beragam karya inovasi mahasiswa.
Kegiatan hari kedua dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. Kehadiran rektor menjadi momentum puncak rangkaian expo, setelah pada hari pertama kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia.
Dalam sambutannya, Nasrullah Yusuf menegaskan bahwa Teknokrat Academic Expo bukan sekadar ajang pameran karya, tetapi juga representasi dari arah strategis pengembangan universitas dalam mencetak lulusan unggul dan berdaya saing global.
“Melalui expo ini, kami ingin menunjukkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu kampus inovatif, kampus berdampak, dan kampus berkelanjutan,” ujar Nasrullah di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan, sebagai kampus inovatif, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karya-karya yang dipamerkan merupakan bukti nyata bahwa proses pembelajaran tidak berhenti pada teori, melainkan diwujudkan dalam produk dan solusi konkret.
Sementara itu, sebagai kampus berdampak, UTI memastikan bahwa setiap inovasi mahasiswa memiliki nilai guna bagi masyarakat dan dunia industri.
“Karya mahasiswa tidak boleh hanya indah dipandang, tetapi harus mampu menjawab persoalan nyata di lapangan, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, energi, hingga UMKM,” tegasnya.
Adapun pilar kampus berkelanjutan diwujudkan melalui komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan tinggi secara konsisten serta terus melakukan peningkatan kualitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dari tahun ke tahun.
“Kami ingin Universitas Teknokrat Indonesia terus tumbuh, relevan, dan dipercaya sebagai institusi pendidikan tinggi yang stabil, berkualitas, dan visioner,” tambah Nasrullah.
Melanjutkan Kesuksesan Hari Pertama
Sebelumnya, rangkaian Teknokrat Academic Expo telah dibuka pada hari pertama oleh Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.
Dalam pembukaan tersebut, Mahathir menekankan bahwa expo dirancang sebagai jembatan antara dunia sekolah menengah dan pendidikan tinggi, agar para siswa dapat melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi diterapkan dalam bentuk nyata.
“Kami ingin para siswa tidak hanya mendengar, tetapi melihat dan merasakan sendiri bagaimana karya teknologi dikembangkan di kampus. Ini penting agar mereka memiliki gambaran yang jelas tentang masa depan pendidikan dan karier mereka,” ujar Mahathir.
Hari pertama expo diisi dengan seminar motivasi pendidikan serta pelaksanaan tryout akbar berbasis komputer yang diikuti ratusan calon mahasiswa, memanfaatkan fasilitas laboratorium modern milik Universitas Teknokrat Indonesia.
Deretan Karya Inovatif Mahasiswa
Pada hari kedua, para pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan mahasiswa pengembang produk unggulan dari berbagai fakultas, khususnya Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP).
Berikut sebagian karya inovatif mahasiswa FTIK yang dipamerkan:
Maket bendungan terintegrasi
Maket lapisan perkerasan jalan raya
Maket lapisan tanah
Simba Smart Health System
Robot autonomos pengangkut pakan
Game konservasi hutan mangrove
Robot pembersih lantai
Smart bottle filler
Pembangkit listrik tenaga mikrohidro
Mobil hemat energi
Robot arm
Trolly elektrik
Smart collar v3
Mesin pencacah pupuk berbasis IoT
Inkubator tetas telur otomatis
Sistem monitoring mikroklimat tanaman tomat
Sistem deteksi dini risiko diabetes berbasis machine learning
Sistem deteksi siaga banjir
Sistem prediksi cuaca
Sistem analisis penjualan berbasis data mining
Aplikasi e-katalog UMKM Tapis Putri Tanggamus
Sistem klasifikasi sampah
Sistem klasifikasi penyakit daun singkong
Sistem deteksi penyakit kucing
Sistem klasifikasi kematangan biji kopi
Learning Intelligence System Assistant (LISA Robot)
Sistem analisis emosi real-time berbasis AI
Sistem kriptografi kunci publik untuk keamanan data







