LAMPUNG- Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya 19 prajurit TNI Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Brigif 4 Marinir/BS Lampung dalam musibah tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada 21 Januari 2026.
Atas nama sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia, Nasrullah menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya para prajurit terbaik bangsa tersebut. Ia menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia selama ini menjalin kerja sama yang erat dan harmonis dengan Brigif 4 Marinir/BS Lampung dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Segenap jajaran Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya 19 prajurit terbaik Marinir Beruang Hitam Lampung. Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan jiwa dan raga untuk negara,” ujar Nasrullah.
Pengabdian Prajurit, Teladan bagi Bangsa
Menurut Nasrullah, para prajurit yang gugur merupakan sosok-sosok pahlawan yang menunjukkan dedikasi, keberanian, dan loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas negara maupun misi kemanusiaan, meskipun dihadapkan pada risiko yang sangat besar.
“Pengorbanan para prajurit ini menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar TNI Angkatan Laut, tetapi juga bagi masyarakat Lampung dan seluruh bangsa Indonesia. Jasa dan pengabdian mereka akan selalu dikenang,” lanjutnya.
Ia menambahkan, semangat pengabdian dan pengorbanan para prajurit Marinir Beruang Hitam Lampung merupakan teladan nyata bagi generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, keberanian, dan cinta tanah air.
Doa Sivitas Akademika UTI
Sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia turut mendoakan agar seluruh prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini.
Nasrullah juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit Marinir Beruang Hitam Lampung, seraya berharap semangat juang mereka terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.
“Kami berdoa semoga para prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas ini mendapat ganjaran terbaik dari Allah SWT dan termasuk syuhada. Aamiin,” pungkas Nasrullah. (uti)







