News, UTI  

Rektor UTI jadi Moderator dalam Seminar Nasional di Konvensi Kampus 2025

PONTIANAK- Rektor Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus Wakil Dewan Kehormatan Forum Rektor Indonesia (FRI), Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., dipercaya menjadi moderator dalam seminar nasional yang menghadirkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Arif Satria. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 23 November 2025, di Universitas Tanjungpura, Pontianak, dalam rangkaian Konvensi Kampus XXX & Temu Tahunan XXVI FRI 2025. Seminar ini mengusung tema besar: “Perguruan Tinggi sebagai Pusat Pertumbuhan Berbasis Inovasi: Relevansi Pendidikan Tinggi dan Industrialisasi Menuju Indonesia Emas.”

Perguruan Tinggi sebagai Motor Inovasi Nasional

Dalam paparannya, Prof. Arif Satria menekankan perlunya perguruan tinggi dan lembaga riset memperkuat kontribusi dalam inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri nasional.

Menurutnya, inovasi merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi modern, sebagaimana dijelaskan dalam Endogenous Growth Theory dari peraih Nobel 2018, Paul Romer. Teori tersebut menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada faktor eksternal, tetapi dapat dipacu oleh kemampuan suatu negara menghasilkan inovasi.

“Indonesia membutuhkan ekosistem riset yang tidak hanya produktif, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang tepat guna dan terhubung dengan kebutuhan industri,” ujar Arif.

Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar hari ini adalah memastikan lembaga riset nasional mampu menurunkan hasil penelitian menjadi produk yang aplikatif, memiliki nilai tambah, dan mampu memperkuat daya saing Indonesia.

Di sinilah peran perguruan tinggi menjadi sangat strategis. Kampus harus bertransformasi menjadi pusat inovasi, bukan sekadar institusi pengguna teknologi,” lanjut Arif.

Sebagai moderator, Dr. Nasrullah memandu jalannya diskusi dengan fokus pada penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan industri. (uti)