UTI  

Luar Biasa, Dosen Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia Terpilih Sebagai Tim Pakar Hilirisasi Riset Nasional

BANDAR LAMPUNG – Universitas Teknokrat Indonesia, ASEAN’s Best Private University dan Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Sebanyak lima dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia dipercaya sebagai Ketua Tim Pakar Pra-Studi Kelayakan Produk/Teknologi dalam Program Hilirisasi Riset – Dorongan Teknologi Tahun 2026/2027.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 806/DST/C4/AL.04.01/2026 tanggal 15 September 2026.

Program Hilirisasi Riset – Dorongan Teknologi merupakan program strategis pemerintah untuk mempercepat pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi menuju tahap pengembangan, penerapan, dan komersialisasi, guna menjembatani kesenjangan antara hasil penelitian dan kebutuhan industri, pemerintah, maupun masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, setiap tim pakar terdiri atas lima orang dengan kompetensi lintas bidang. Tim bertugas menyusun pra-studi kelayakan dan memberikan rekomendasi objektif dan komprehensif terhadap aspek teknis, pasar dan model bisnis, keuangan, risiko, regulasi, serta peluang kemitraan.

*Lima Dosen Terbaik Kampus Terbaik Jadi Ketua Tim Pakar*

Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus terbaik yang memiliki deretan dosen terbaik dan pakar nasional di bidang teknologi. Penugasan tim pakar dibagi menjadi dua batch.

Pada *Batch 1 untuk pelaksanaan tahun 2026*, dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia yang ditetapkan sebagai ketua tim pakar adalah:
1. *Dr. Erliyan Redy Susanto, S.Kom., M.Kom.*, dengan produk yang dikaji PROCURIA;
2. *Amarudin, S.Kom., M.Eng.*, dengan produk yang dikaji VERTEX FARM®;
3. *Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., M.Kom.*, dengan produk yang dikaji BioQuest–VR Anatomi Tubuh.

Sementara itu, pada *Batch 2 untuk pelaksanaan tahun 2027*, dosen terbaik yang ditetapkan sebagai ketua tim pakar adalah:
1. *Dr. Rohmat Indra Borman, S.Kom., M.Kom.*, dengan produk yang dikaji NeuraEngineDx;
2. *Dr. Sc. Dedi Darwis, S.Kom., M.Kom.*, Dekan FTIK, dengan produk yang dikaji AGV (Autonomous Guided Vehicle).

Selain sebagai ketua, sejumlah dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia lainnya juga turut terlibat sebagai anggota dalam tim pakar tersebut. Produk atau teknologi yang dicantumkan bukan merupakan produk milik ketua tim pakar, melainkan produk hasil riset nasional yang menjadi objek kajian independen.

Hasil pra-studi kelayakan akan digunakan untuk memetakan potensi dan kesiapan produk memasuki tahap hilirisasi, serta menjadi dasar penyusunan rekomendasi strategi pengembangan teknologi, penyempurnaan produk, peluang kerja sama, dan kelayakan untuk dukungan tahap berikutnya.

*Wakil Rektor: Bukti Kepercayaan Pemerintah Terhadap Kampus Terbaik*

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, *Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.*, menyampaikan bahwa keterlibatan dosen sebagai ketua dan anggota tim pakar menunjukkan kepercayaan tinggi pemerintah terhadap kompetensi dan rekam jejak akademisi kampus terbaik.

“Keterlibatan dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia dalam tim pakar merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi terbaik dalam mendukung hilirisasi riset nasional. Ini adalah pengakuan nasional atas kualitas SDM dosen kami. Kami berharap kajian yang dihasilkan dapat memberikan arah pengembangan yang tepat sehingga inovasi hasil penelitian dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta industri,” ujar Dr. Mahathir.

Ia menegaskan, pencapaian ini sejalan dengan visi Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, *Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A.*, untuk menjadikan Teknokrat sebagai kampus terbaik yang unggul dalam riset, inovasi, dan hilirisasi.

*Komitmen Kampus Terbaik Terhadap SDGs*

Keterlibatan dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia dalam program hilirisasi riset nasional ini merupakan implementasi nyata dukungan kampus terbaik terhadap Sustainable Development Goals (SDGs):

*SDG 4: Pendidikan Berkualitas* – Menunjukkan kualitas dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia yang diakui secara nasional sebagai pakar dalam menilai kelayakan teknologi hasil riset perguruan tinggi.

*SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur* – Berperan aktif dalam mendorong inovasi, hilirisasi riset, dan penguatan infrastruktur teknologi nasional melalui kajian produk-produk unggulan seperti VERTEX FARM®, BioQuest-VR, NeuraEngineDx, dan AGV.

*SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan* – Memperkuat kolaborasi pentahelix antara perguruan tinggi terbaik, pemerintah (Kemdiktisaintek), dunia usaha, dan industri dalam mempercepat komersialisasi hasil riset nasional.

Dengan dipercayanya lima dosen terbaik sebagai Ketua Tim Pakar Hilirisasi Riset Nasional, Universitas Teknokrat Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai kampus terbaik, ASEAN’s Best Private University, yang konsisten berkontribusi dalam pengembangan inovasi dan daya saing bangsa di tingkat nasional dan internasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *