KAI Bandara terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan. Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban di lingkungan perkeretaapian sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api.
Sepanjang Mei 2026, KAI Bandara melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan di sejumlah wilayah operasional, di antaranya kawasan perlintasan sebidang dan jalur kereta api di Yogyakarta serta Sumatera Utara. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran KAI Bandara, petugas operasional perkeretaapian, aparat keamanan, Polsuska, serta berbagai pemangku kepentingan setempat.
Kegiatan diawali dengan briefing dan penyampaian arahan kepada petugas yang terlibat mengenai pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Selanjutnya, tim melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dan pengguna jalan mengenai pentingnya menjaga keselamatan perjalanan kereta api, khususnya saat melintas di perlintasan sebidang dan beraktivitas di sekitar jalur kereta api.
Sebagai bagian dari upaya edukasi, KAI Bandara juga melakukan pemasangan spanduk keselamatan serta membagikan berbagai media informasi seperti flyer, stiker, dan souvenir bertema keselamatan guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan bersama.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan dalam menjalankan operasional transportasi berbasis kereta api.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan budaya keselamatan di lingkungan operasional maupun di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi yang kami lakukan secara berkelanjutan, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang dan area jalur kereta api semakin meningkat sehingga tercipta perjalanan kereta api yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa maupun masyarakat sekitar,” ujar Porwanto Handry Nugroho.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara insan perkeretaapian, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem transportasi yang selamat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, KAI Bandara akan terus memperluas program edukasi keselamatan sebagai langkah preventif dalam mendukung operasional kereta api yang aman dan andal.
Melalui kegiatan ini, KAI Bandara juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api, seperti pelemparan terhadap kereta api, beraktivitas di jalur rel, maupun mengabaikan rambu-rambu keselamatan di perlintasan sebidang.
Selain fokus pada keselamatan operasional, KAI Bandara mengingatkan para pelanggan untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyediakan layanan lost and found untuk membantu proses pengembalian barang kepada pemiliknya.
KAI Bandara juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke bandara, yaitu minimal 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik, guna memastikan perjalanan berlangsung lebih nyaman dan lancar.
Press Release ini juga tayang di VRITIMES
