LAMPUNG-Mahasiswi UTI Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dua mahasiswa, Nayla Dela Azzahra dan Amaka Diana Ojukwu, dipercaya menjadi speaker dalam ASEAN Intel Student Forum yang diselenggarakan di Filipina, sebuah forum akademik internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kawasan ASEAN.
Keikutsertaan kedua mahasiswa tersebut sebagai pembicara menjadi bukti nyata kualitas dan kompetensi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam bidang teknologi informasi, khususnya dalam penguasaan materi, kemampuan komunikasi internasional, serta pemahaman terhadap perkembangan teknologi digital global.
Dalam forum tersebut, Nayla Dela Azzahra mempresentasikan materi berjudul “The Use of Data Science to Improve Healthcare Services”, yang mengulas peran penting data science dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Ia menjelaskan bagaimana pengolahan dan analisis data secara sistematis dapat membantu institusi kesehatan dalam mengambil keputusan yang lebih akurat, meningkatkan efisiensi layanan, serta mendukung pengembangan sistem kesehatan berbasis teknologi.
Sementara itu, Amaka Diana Ojukwu membawakan materi bertajuk “Web Application for Business”, yang membahas peran strategis aplikasi berbasis web dalam mendukung operasional bisnis modern. Dalam presentasinya, Amaka menjelaskan bagaimana web application dapat meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses bisnis, serta membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan berbasis data di era digital.
Kedua materi yang disampaikan mendapat respons positif dari peserta forum yang berasal dari Pangasinan State University, Filipina. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berdiskusi mengenai implementasi teknologi informasi dalam berbagai sektor.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Damayanti, M.Kom., menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa sebagai speaker dalam forum internasional merupakan capaian yang sangat membanggakan sekaligus menjadi bukti kualitas pendidikan yang diberikan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa S1 Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi global, kepercayaan diri, serta penguasaan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini,” ujar Dr. Damayanti.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembimbingan intensif yang dilakukan secara terstruktur, mulai dari penyusunan materi, pelatihan presentasi, hingga pendampingan selama kegiatan berlangsung. Pembimbingan tersebut turut melibatkan dosen Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Ajeng Savitri Puspa Ningrum, M.Kom., yang berperan aktif dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi forum internasional.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian mahasiswa yang berhasil tampil sebagai pembicara dalam forum internasional tersebut.
“Saya sangat bangga atas capaian mahasiswa S1 Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia yang mampu menjadi speaker dalam ASEAN Intel Student Forum. Ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa Teknokrat memiliki kompetensi, kepercayaan diri, dan daya saing global yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ungkapnya.
Rektor juga menegaskan bahwa universitas akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik internasional sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.
Partisipasi mahasiswa sebagai speaker dalam ASEAN Intel Student Forum tidak hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga memperkuat posisi Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai program studi yang berorientasi global.
Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperluas jejaring kerja sama internasional, meningkatkan pengalaman akademik mahasiswa, serta membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi di kawasan ASEAN, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan transformasi digital. (Uti)






