Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat melalui pengembangan Simba Smart Health System, sebuah sistem pemantauan kesehatan ikan berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi ini dipamerkan dalam kegiatan Academic Expo Universitas Teknokrat Indonesia 2026 yang berlangsung pada 21–22 Januari 2026 dan mendapat perhatian luas dari pengunjung, termasuk siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Bandar Lampung dan Lampung Selatan.
Academic Expo tersebut menjadi ajang strategis untuk menampilkan berbagai karya unggulan mahasiswa sekaligus memperkenalkan atmosfer akademik dan inovasi teknologi kepada calon mahasiswa dan masyarakat umum. Kehadiran para pelajar dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya universitas untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai perkembangan teknologi dan peluang inovasi di dunia pendidikan tinggi.
Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen Wujudkan Teknologi Tepat Guna
Simba Smart Health System merupakan hasil karya mahasiswa Program Studi Teknik Komputer dan Teknologi Informasi, yakni Bagas Hadi Prasetyo, Akbar Fitra Kusuma, dan Wawan Koswara, di bawah bimbingan dosen Heni Sulistiani. Pengembangan sistem ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang mengintegrasikan keahlian di bidang perangkat keras, sistem tertanam, jaringan sensor, pengolahan data, serta pengembangan aplikasi digital.
Kolaborasi tersebut tidak hanya menghasilkan perangkat teknologi berbasis IoT, tetapi juga menghadirkan sistem yang terintegrasi secara menyeluruh, mulai dari proses pengambilan data hingga penyajian informasi yang mudah dipahami oleh pengguna.
Dosen pembimbing berperan penting dalam memastikan bahwa pengembangan teknologi dilakukan sesuai dengan kaidah akademik, kebutuhan industri, serta relevansi dengan kondisi nyata di lapangan. Pendekatan ini merupakan implementasi nyata dari metode pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia.
Sistem Cerdas untuk Monitoring Kesehatan Ikan Secara Otomatis
Simba Smart Health System dirancang sebagai solusi inovatif untuk membantu pembudidaya ikan dalam memantau kondisi lingkungan kolam atau keramba secara real-time. Sistem ini memanfaatkan berbagai sensor canggih, seperti sensor suhu, sensor pH, sensor ultrasonik, sensor PIR, kamera ESP32, buzzer/alarm, serta modul pengendali berbasis ESP32.
Data yang dikumpulkan dari sensor tersebut secara otomatis dikirimkan ke platform digital yang dapat diakses melalui perangkat mobile maupun web. Dengan sistem ini, pembudidaya ikan dapat memantau kondisi air, mendeteksi gangguan seperti predator, mengontrol suhu lingkungan, serta menerima peringatan dini apabila terjadi potensi ancaman terhadap kesehatan ikan.
Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan budidaya ikan, meminimalkan risiko kerugian, serta membantu pembudidaya dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat berdasarkan data yang akurat.
Dukung Produktivitas dan Kemandirian Ekonomi Pembudidaya
Pengembangan Simba Smart Health System tidak hanya memberikan manfaat dari sisi teknologi, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Dengan kondisi ikan yang terpantau secara optimal, tingkat kesehatan ikan dapat terjaga sehingga berpotensi meningkatkan hasil produksi dan kualitas panen.
Hal ini membuka peluang bagi para pembudidaya untuk meningkatkan skala usaha, memperluas pasar, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Teknologi ini juga menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi budidaya ikan dari metode tradisional menuju sistem berbasis teknologi digital yang lebih modern dan efisien.
Apresiasi Rektor atas Inovasi Mahasiswa
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., yang meninjau langsung pameran Academic Expo, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dihasilkan mahasiswa, termasuk Simba Smart Health System. (uti)







