LAMPUNG- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung, Candra Irawan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, berhasil meraih Juara 2 Lomba Videografi Tingkat Nasional dalam ajang GELORA EKSPRESI KIP-K Tahun 2025/2026 yang diselenggarakan oleh IPB University.
Kompetisi nasional tersebut dilaksanakan secara daring pada 5–9 Januari 2026, dengan pengumuman pemenang resmi disampaikan pada 13 Februari 2026. Ajang ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, khususnya penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), yang menampilkan karya kreatif dan inspiratif melalui media videografi.
Dalam kompetisi bergengsi ini, Candra Irawan menghadirkan karya videografi bertema “Creative Symphony: The Art of Inspiring Future Leaders”, yang mengangkat pesan inspiratif tentang peran generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan. Atas pencapaiannya tersebut, Candra mendapatkan pendampingan akademik dari dosen pembimbing, Parjito, S.Kom., M.Cs.
Kompetisi Bergengsi dengan Penilaian Komprehensif
Penilaian lomba videografi ini dilakukan secara ketat oleh dewan juri profesional dengan mempertimbangkan beberapa aspek utama, antara lain kesesuaian karya dengan tema, kreativitas dan orisinalitas, komposisi visual dan estetika video, serta kemampuan karya dalam memberikan dampak emosional dan inspiratif kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Keberhasilan Candra meraih posisi juara menunjukkan kualitas karya yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menyampaikan pesan yang kuat dan bermakna.
Prestasi sebagai Hasil Proses Pembelajaran dan Pengembangan Diri
Candra Irawan mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih dalam kompetisi tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses pembelajaran dan pengembangan diri yang berharga.
“Saya sangat bersyukur dapat meraih juara dalam lomba videografi tingkat nasional ini. Bagi saya, kemenangan ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang proses belajar yang sangat berharga,” ujar Candra.
Sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Candra menilai bahwa mengikuti lomba videografi memberikan pengalaman baru yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa Inggris secara praktis.
“Melalui proses pembuatan video, saya belajar untuk lebih percaya diri berbicara di depan kamera, meningkatkan pronunciation, intonation, serta kemampuan speaking secara lebih natural dan ekspresif. Lomba ini membuktikan bahwa pembelajaran bahasa tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui media kreatif,” tambahnya.
Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya, belajar, dan mengembangkan potensi diri di masa depan. (uti)






