News, UTI  

Rektor UTI Pimpin Doa Syuhada Ijtima Ulama di Masjid Alhijrah Kota Baru

LAMPUNG- Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al Hijrah Lampung yang juga Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memimpin doa bersama untuk para syuhada yang wafat dalam rangkaian Ijtimak Ulama Tabligh Akbar Indonesia Berdoa yang digelar pada November tahun lalu di kompleks Masjid Agung Al Hijrah Lampung.

Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan duka mendalam atas wafatnya para jamaah yang meninggal dunia dalam kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut, yang kala itu dihadiri oleh jutaan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam doanya, Nasrullah memohon agar Allah SWT mengampuni seluruh dosa para syuhada, menerima amal saleh mereka, serta menempatkan mereka di sisi terbaik-Nya.

“Semoga seluruh saudara-saudara kita yang wafat dalam kegiatan ijtimak ulama ini diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Nasrullah.

Masjid Semakin Makmur dengan Aktivitas Keagamaan

Nasrullah mengenang, pada pelaksanaan Ijtimak Ulama Tabligh Akbar Indonesia Berdoa November lalu, jutaan jamaah memadati kawasan Masjid Agung Al Hijrah Lampung. Para jamaah bahkan menginap di sekitar kompleks masjid dan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari kajian, zikir, hingga doa bersama.

Ia menyampaikan rasa syukur karena Masjid Agung Al Hijrah Lampung yang berada di bawah pengelolaannya kini semakin makmur dengan pelaksanaan salat lima waktu berjamaah serta berbagai kegiatan syiar Islam lainnya.

“Kami bersyukur Masjid Agung Al Hijrah terus hidup dan makmur dengan kegiatan ibadah dan dakwah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan memakmurkannya,” katanya.

Ajak Jamaah Perbanyak Kegiatan Syiar

Pada kesempatan tersebut, Nasrullah juga mengajak masyarakat dan jamaah untuk semakin sering hadir dan menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi umat.

“Kami berharap jamaah semakin sering datang ke masjid ini dan menjadikannya pusat kegiatan keagamaan. Dengan begitu, Masjid Agung Al Hijrah akan terus menjadi tempat ibadah yang hidup, makmur, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Uti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *