LAMPUNG- Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat pertama sebagai kampus swasta terbaik di Provinsi Lampung berdasarkan pemeringkatan terbaru Webometrics edisi Januari 2026. Capaian ini semakin mengukuhkan posisi UTI sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terdepan di wilayah Sumatra bagian selatan.
Dalam pemeringkatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menempati posisi teratas, mengungguli sejumlah perguruan tinggi swasta lain di Lampung. Secara berurutan, peringkat di bawah Teknokrat ditempati oleh Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Universitas Tulang Bawang, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Bandar Lampung, Universitas Malahayati, Universitas Muhammadiyah Lampung, Aisyah University, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, serta Universitas Maarif Lampung.
Webometrics sendiri dikenal sebagai lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang menilai kampus berdasarkan visibilitas web, keterbukaan akses informasi akademik, dampak publikasi ilmiah, serta kinerja riset digital melalui situs resmi institusi.
Rektor: Hasil Kerja Kolektif Sivitas Akademika
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, peringkat pertama ini menjadi bukti nyata keseriusan kampus dalam membangun kualitas pendidikan tinggi berbasis teknologi.
“Alhamdulillah, capaian ini semakin menegaskan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus terbaik di Lampung. Bahkan, kami optimistis mampu terus meningkatkan reputasi hingga tingkat nasional dan ASEAN,” ujar Nasrullah.
Ia menambahkan, penilaian Webometrics mencerminkan komitmen institusi terhadap transparansi akademik, penguatan publikasi ilmiah, serta pengembangan sistem pendidikan digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Didukung Yayasan dan Seluruh Sivitas Akademika
Nasrullah menegaskan bahwa prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan Yayasan Pendidikan Teknokrat, jajaran pimpinan universitas, para dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan yang secara konsisten berkontribusi dalam meningkatkan reputasi institusi.
“Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika. Mulai dari dosen yang aktif meneliti dan menulis, mahasiswa yang berprestasi, hingga tenaga kependidikan yang memastikan layanan akademik berjalan optimal,” katanya. (uti)







