LAMPUNG – Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, didapuk sebagai khatib dalam salat Jumat perdana di Masjid Al Hijrah, Kota Baru, Lampung Selatan.
Dalam khotbahnya, Mahathir mengajak jamaah untuk menjadikan kerja keras dan karya nyata sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Menurutnya, bekerja dengan sungguh-sungguh dan berkontribusi nyata bagi masyarakat adalah wujud keimanan sekaligus amal sosial yang membawa keberkahan.
Ia menekankan bahwa pembangunan Masjid Al Hijrah merupakan bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. Di bawah kepemimpinan Rektor sekaligus Ketua Badan Pengelola Masjid Al Hijrah, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE, MBA, pembangunan masjid ini terus menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Mahathir menyebutkan, pelaksanaan salat Jumat perdana ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari syiar Islam kepada masyarakat sekitar. Hal ini menjadi simbol awal dari perjuangan kolektif dalam menyelesaikan pembangunan rumah ibadah tersebut.
Dalam khotbahnya, Mahathir juga mendorong seluruh jamaah, termasuk para dosen dan mahasiswa, untuk memiliki semangat juang tinggi dalam meraih keberhasilan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan hanya dapat diraih dengan kerja keras yang dibarengi keikhlasan dalam setiap langkah.
Ia juga mengajak jamaah meneladani perjuangan Dr. Nasrullah Yusuf, yang telah berhasil membangun dan memimpin Universitas Teknokrat Indonesia hingga menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan. Tak hanya itu, Nasrullah juga dipercaya masyarakat dan pemerintah untuk memimpin pembangunan Masjid Al Hijrah.
Menurut Mahathir, tanpa perjuangan dan dedikasi seperti itu, pembangunan masjid ini tidak akan mengalami percepatan seperti sekarang. Ia pun menegaskan bahwa perjuangan adalah bagian dari sunatullah—hukum alam yang harus dijalani dan dicontoh oleh setiap manusia dalam kehidupan.(uti)






