LAMPUNG- Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di gelanggang mahasiswa pada Sabtu pagi, 5 Oktober 2024. Dalam acara tersebut, UTI yang dikenal sebagai “Sang Juara” mengundang Al Habib Kamal Bin Thohir Bin Syahab sebagai pemberi tausiah dan pemimpin sholawat. Lebih dari 750 mahasiswa turut serta dalam kegiatan ini.
Hadir dalam acara tersebut Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat, Hj. Hernaini, SS., M.Pd., Wakil Rektor UTI, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., serta Pengawas Yayasan Pendidikan Teknokrat, Yunita Maya Putri, SS., SH., M.Hum., bersama jajaran lainnya. Rektor UTI, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., melalui Wakil Rektor Dr. Mahathir, berharap kegiatan sholawat ini membawa berkah bagi semua yang hadir.
“Alhamdulillah, kita bisa bersholawat bersama. Semoga Allah SWT memberikan berkah,” ujar Dr. Mahathir.
Tema sholawat kali ini adalah “Nabi Muhammad SAW sebagai Teladan Pemimpin Masa Depan yang Berakhlak Karimah.” Menurut Dr. Mahathir, menuntut ilmu adalah kewajiban untuk menjadi pemimpin, dan UTI membekali mahasiswa dengan ilmu baik di dalam maupun di luar kelas.
“Di UTI, kita tidak hanya belajar di kelas, tapi juga mendapatkan bekal ilmu di luar kelas sebagai persiapan menjadi pemimpin masa depan,” jelasnya.
Dr. Mahathir juga merasa bersyukur dapat bersholawat bersama ratusan mahasiswa di bawah pimpinan Al Habib Kamal, dengan harapan doa-doa yang dipanjatkan dikabulkan oleh Allah SWT.
“Kehadiran lebih dari 40 orang untuk berdoa bersama memiliki keutamaan besar, dan semoga semua doa kita dikabulkan,” imbuhnya.
Al Habib Kamal juga menyampaikan rasa senangnya bisa hadir di UTI, dan berharap kegiatan sholawat ini bisa diikuti oleh kampus-kampus lain di Lampung.
“Saya senang bisa hadir di UTI. Semoga kegiatan ini menginspirasi kampus-kampus lain di Lampung untuk mengadakan sholawat bersama,” ucapnya.
Dalam tausiahnya, Al Habib Kamal mengingatkan para mahasiswa untuk selalu berbakti kepada orang tua, menegaskan bahwa seorang anak yang tidak berbakti akan merugi, terutama saat orang tuanya masih sehat.
“Menurut Nabi, ada tiga hal yang menyebabkan kerugian, salah satunya adalah anak yang tidak berbakti kepada orang tuanya saat mereka masih sehat. Anak tersebut akan mendapatkan azab dari Allah SWT,” tegasnya.
Al Habib Kamal berharap mahasiswa UTI menjadi anak yang berbakti dan bukan hanya ahli nongkrong. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Dr. Mahathir yang religius dan berkomitmen mendidik mahasiswa dengan baik.(hms)






