Listrik Padam 2 Hari, Menteri BUMN Harus Copot Pejabat PLN!

1,913 views

Oleh: Benny Puspanegara, S.H., M.H (Sekjen Bangsawan Muda Indonesia)

Padamnya listrik di Lampung dan wilayah lain di Sumatera bagian selatan harus disikapi Menteri BUMN Eric Thohir fengan melakukan mengevaluasi kinerja PLN.

Copot dan mengganti pejabat dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Sekarang ini bukan eranya penjelasan terus tapi era pelayanan terbaik dengan sistem dan SDM yang terus ditingkatkan.

Untuk urusan hajat hidup orang banyak tidak bisa ditawar dan ditolerir, masyarakat telat bayar listrik tetap kena denda atau diputus tidak bisa juga diganti dengan penjelasan dan permintaan maaf, nanti saja saat lebaran PLN minta maafnya.

Mereka yang disana pastinya orang orang pilihan, berpengalaman, backgroundnya juga pasti dianggap bagus. Gaji dan tunjangan juga besar, ditambah lagi fasilitas-fasilitas lainnya dari Negara yang semua rutin serta lancar-lancar saja mereka nikmati.

Tidak seperti Listrik yang sering mati, makanya layak diganti kalau tidak becus!

PLN sudah mengabaaikan perintah Presiden, seharusnya PLN bisa mengambil pelajaran dari peristiwa beberapa tahun lalu saat pemadaman listrik total pulau jawa dan sekitarnya.

Saat itu Presiden marah dan meminta dengan tegas untuk tidak terulang lagi.

Hal itu disampaikan Presiden langsung kepada Dirut dan pejabat pejabàt penting PLN.

Peristiwa sekarang ini jelas pengabaian perintah Presiden, dan baru beberapa hari Presiden berkunjung ke lubuk linggau, lahat dan sekitarnya seharusnya kunjungan itu menjadi motivasi buat mereka.

Sekali lagi saya meminta Menteri BUMN tidak ada alesan lagi selain segera menyelesaikan dengan mengevaluasi kinerja PLN dengan mencopot pejabat pejabat terkait selain merugikan Negara pastinya sangat merugikan masyarakat dan sekali lagi peristiwa ini jelas pengabaian perintah Presiden

Kalau progres Menteri lambat, saya akan laporkan ke Istana Negara!

BACA JUGA :   Pj Gubernur Sumsel Harapkan Program  IIPK BSB  Fokus Pada Upaya Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

5 Juni 2024