Pemkab Tulang Bawang Gelar Pasar Murah di Kampung Ujung Gunung Ilir

915 views

TULANG BAWANG- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pemkab Tulang Bawang, gelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala (15/11/2023).

GPM ini terselenggara berkat sinergi dan kolaborasi Pemkab Tulang Bawang dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH), Bank Indonesia serta Perum Bulog KCP Menggala.

Kepala DKP Pemkab Tulang Bawang Hi. Hariyanto mengatakan, bahwa GPM itu dilakukan kepada masyarakat guna menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga mendukung pengendalian inflasi pangan 2023.

“Bapanas melaksanakan Kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan melalui Gerakan Pangan Murah (SPHP-GPM), terutama di wilayah yang mengalami atau berpotensi terjadi gejolak pasokan dan harga pangan serta di wilayah yang tingkat inflasi pangan relatif tinggi, ” jelas Hariyanto, Kamis (16/11/2023) kepada media ini.

Ia melanjutkan, pada Kegiatan GPM ini, Kabupaten ini mendapat bantuan sarana dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung berupa tenda, meja dan kursi untuk ketahui GPM yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali yaitu, Kampung Kahuripan Jaya, Kecamatan Banjar Baru pada tanggal 26 Juni, Kampung Tri Makmur Jaya, Kecamatan Menggala Timur 18 Oktober, dan terakhir di Kampung Ujung Gunung Ilir Kecamatan Menggala pada tgl 15 November 2023.

“Komoditas Pangan yang disediakan GPM merupakan komoditas penyumbang inflasi, antara lain beras dan cabe.
Namun, selain itu disediakan jg tepung terigu, minyak goreng, telur ayam ras, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan beberapa produk pangan lainnya, “ucapnya.

Masih kata Hariyanto, untuk volume komoditas pangan GPM meliputi beras medium (beras SPHP) sebanyak 4.000 kg, beras premium Bulog 500 kg, tepung terigu 200 kg, minyak goreng KITA 200 liter, telur ayam ras 150 kg, cabai merah 100 kg, cabai rawit 150 kg, bawang merah 200 kg, bawang putih 200 kg dan gula pasir curah 100 kg.

BACA JUGA :   Menavigasi Lelah Psikologis, Pentingnya Kesehatan Mental dalam Era Modern!

“Bahkan mitra yang menjadi pemasok barang bahan pangan pada GPM di Kabupaten saat ini, terdiri dari Perum Bulog KCP Menggala, Pedagang, Peternak ayam ras petelur produsen telur dan pelaku usaha pangan, ” paparnya. (Lim)