Unila  

Unila dan Asosiasi Pati Tapioka Thailand Bahas Perpanjangan Kerja Sama

314 views

Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) menyambut kehadiran Thai Tapioca Starch Association dan Thai Tapioca Association dari Thailand di ruang rapat Dekanat Fakultas Pertanian Unila, Kamis, 19 Oktober 2023.

Delegasi ini disambut langsung Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., didampingi Dekan Fakultas Pertanian (FP) Unila Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., serta jajaran wakil dekan dan para peneliti di lingkungan FP Unila.

Dekan FP Unila Prof. Irwan Sukri Banuwa menerangkan, pertemuan yang dilakukan ini merupakan rancangan diskusi mengenai perpanjangan kerja sama antara Unila dan kedua pihak baik Thai Tapioca Starch Association dan Thai Tapioca Association yang sudah berlangsung lebih dari lima tahun.

Selain itu Unila yang diwakili para peneliti dari fakultas pertanian berkesempatan mempresentasikan progres dan peluang penelitian tapioka dengan potensi yang relatif berbeda dengan negara Thailand.

Dr. Ayi Ahadiat di kesempatan terpisah mengungkapkan, industri ubi kayu tapioka sangat berkaitan erat dengan hajat hidup masyarakat petani. la meyakini para pihak memiliki tanggung jawab dalam mengawal serta memberikan peluang para petani memanfaatkan momentum dalam memproduksi ubi kayu dari hulu hingga hilir.

Pertanian menurut Ayi, merupakan sektor paling dominan pada perekonomian di Provinsi Lampung. Secara struktur, lebih dari 35% sektor ini memberikan kontribusi pada perekonomian yang ada. Dari hal itu, terdapat kontribusi tanaman pangan ubi kayu tapioka sebagai komoditi dominan di Lampung.

Ia berharap hal itu dapat memberi kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Lampung yang terlibat dalam komoditi ini. Lampung harus mempunyai upaya untuk hilirisasi sektor ini sehingga memberikan dampak lebih besar atas penambahan nilai dari proses tersebut.

BACA JUGA :   SMA Negeri 1 Kota Bumi Lampura Kunjungi Unila Guna Motivasi Siswa/Siswi Melajutkan Ke Perguruan Tinggi

Tapioka memiliki manfaat yang cukup besar sehingga industri ini memiliki cabang yang cukup kompleks bagi UMKM. “Unila dengan risetnya turut serta memajukan pertanian tanaman pangan, khususnya komoditas ubi dan hasil kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain dengan Thai Tapioca Starch Association dan Thai Tapioca Association Thailand, Unila berkesempatan bekerja sama dengan pihak dari perguruan tinggi yang ada di Thailand dalam mengembangkan penelitian bersama mengenai budidaya dan hama penyakit pada pengelolaan ubi kayu atau tapioka. (*)