LAMPUNG SELATAN – Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HIMATE) Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Bina Desa di Dusun Way Harong, Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, pada 10–12 Agustus 2026.
Mengusung tema “Menerangi Negeri, Berbagi Kepedulian, dan Menginspirasi Generasi”, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mewujudkan Kampus Berdampak, melalui penerapan ilmu dan kompetensi mahasiswa untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam program tersebut, di antaranya pelayanan servis ringan peralatan elektronik secara gratis bagi masyarakat, pemasangan dan hibah Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis tenaga surya, pemasangan patok jalan, pemasangan plang penanda jalan, serta kegiatan bakti sosial dan gotong royong bersama masyarakat.
Kegiatan PJU tenaga surya menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa S1 Teknik Elektro dalam memperkenalkan sekaligus mengimplementasikan pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan masyarakat. Selain memberikan penerangan, program tersebut diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan teknologi yang sederhana, tepat guna, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Elka Pranita, S.Pd., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan Bina Desa merupakan bagian dari upaya Program Studi S1 Teknik Elektro untuk memastikan bahwa kompetensi akademik mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa terbaik tidak hanya belajar dan menguasai teknologi di dalam kampus, tetapi juga mampu menerapkannya untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui Bina Desa ini, kami mendorong mahasiswa untuk hadir, melihat langsung permasalahan di lapangan, kemudian memberikan solusi sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki,” ujar Elka.
Menurutnya, pemanfaatan energi surya dalam pemasangan PJU juga sejalan dengan semangat S1 Teknik Elektro untuk memperkenalkan teknologi energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sesuai dengan SDGs.
Elka menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi dapat menjadi awal dari hubungan kerja sama dan pendampingan yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Rangai Tri Tunggal, Ibu Rusda, menyambut baik pelaksanaan kegiatan PkM Bina Desa yang dilakukan Universitas Teknokrat Indonesia di wilayahnya.
“Kami sangat menyambut baik kedatangan Universitas Teknokrat Indonesia, khususnya mahasiswa S1 Teknik Elektro, yang telah hadir dan membantu masyarakat di Dusun Way Harong. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama adanya penerangan jalan tenaga surya, servis peralatan elektronik, serta kegiatan gotong royong bersama,” ungkap Ibu Rusda.
Ia berharap kerja sama antara Desa Rangai Tri Tunggal dengan Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Sc. Dedi Darwis, M.Kom., CDSP. Menurutnya, kegiatan pengabdian seperti Bina Desa merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk nyata kehadiran kampus di tengah masyarakat.
“Kampus Berdampak bukan hanya tentang menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan Bina Desa ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia melalui dosen dan mahasiswa,” ujar Dedi.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa terbaik S1 Teknik Elektro dalam merancang dan melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Mahasiswa perlu diberikan ruang untuk belajar dari persoalan nyata di lapangan. Dengan demikian, mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, serta pengalaman dalam memberikan solusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Bina Desa berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari pemerintah desa serta masyarakat Dusun Way Harong. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Universitas Teknokrat Indonesia, Program Studi Teknik Elektro, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyampikan melalui program tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong terwujudnya Kampus Berdampak yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan dan pengembangan teknologi, tetapi juga hadir memberikan solusi serta manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan Bina Desa ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya program pengabdian dan pendampingan yang berkelanjutan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi tepat guna dan energi terbarukan untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat desa, tambah Mahathir.(*)







