Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Mengelola biaya rumah tangga membutuhkan kebiasaan mencatat dan membayar berbagai kebutuhan secara teratur. Mulai dari listrik, air, internet, hingga kebutuhan komunikasi, pengeluaran tersebut biasanya muncul secara berkala dan perlu disiapkan dalam anggaran bulanan.

Tanpa pencatatan yang jelas, tagihan rutin bisa terlewat atau membuat pengeluaran bulanan sulit dipantau. Karena itu, penting untuk mengenali jenis biaya rumah tangga dan menyiapkan cara pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan.

Apa Saja Biaya Rutin dalam Rumah Tangga?

Biaya rumah tangga dapat berbeda pada setiap keluarga. Besarnya pengeluaran juga bergantung pada jumlah anggota keluarga, tempat tinggal, serta kebutuhan sehari-hari.

Beberapa contoh biaya rumah tangga yang biasanya perlu diperhitungkan antara lain:

– Listrik, baik token maupun tagihan listrik pascabayar.

– Air, seperti tagihan PDAM.

– Internet dan TV kabel untuk kebutuhan rumah.

– Telepon pascabayar jika digunakan.

– BPJS Kesehatan dan kewajiban pembayaran lainnya.

– Gas atau kebutuhan energi rumah tangga.

– Biaya pendidikan, jika ada kebutuhan pembayaran sekolah atau institusi pendidikan.

Pajak dan kewajiban rutin lainnya, sesuai kondisi masing-masing keluarga.

Selain biaya tetap, ada pula pengeluaran yang jumlahnya dapat berubah setiap bulan. Karena itu, mencatat pengeluaran secara rutin dapat membantu melihat pola biaya rumah tangga dari waktu ke waktu.

Bedakan Biaya Tetap dan Biaya yang Berubah

Salah satu cara sederhana untuk mengatur biaya rumah tangga adalah dengan membedakan pengeluaran berdasarkan karakteristiknya.

Biaya tetap adalah pengeluaran yang jumlah atau jadwal pembayarannya relatif sama setiap periode. Contohnya cicilan, sewa tempat tinggal, atau biaya berlangganan tertentu.

Sementara itu, biaya yang berubah dapat memiliki nominal berbeda setiap bulan. Tagihan listrik, air, belanja kebutuhan rumah, dan transportasi dapat masuk dalam kategori ini.

Dengan membedakan keduanya, kamu bisa mengetahui pengeluaran yang perlu diprioritaskan dan memperkirakan dana yang perlu disiapkan setiap bulan.

Cara Mengatur Tagihan Rutin Rumah Tangga

Setelah mengetahui berbagai pengeluaran, kamu bisa membuat daftar tagihan rutin agar tidak ada pembayaran yang terlewat.

1. Buat Daftar Semua Tagihan

Catat setiap tagihan yang perlu dibayar, termasuk tanggal jatuh tempo dan perkiraan nominalnya.

Kamu bisa membuat daftar sederhana seperti berikut:

Nominal dalam tabel dapat disesuaikan dengan kondisi rumah tangga masing-masing.

2. Sisihkan Dana untuk Tagihan

Setelah mengetahui jumlah biaya rumah tangga yang harus dibayar, sisihkan dana untuk kebutuhan tersebut sebelum digunakan untuk pengeluaran lain.

Cara ini dapat membantu mengurangi risiko dana untuk tagihan terpakai untuk kebutuhan yang kurang prioritas.

3. Catat Setiap Pembayaran

Setelah membayar tagihan, simpan bukti transaksi dan catat pembayaran tersebut. Pencatatan sederhana dapat membantu memastikan tagihan sudah dibayarkan dan memudahkan pengecekan jika terdapat masalah pada transaksi.

4. Periksa Detail Sebelum Membayar

Sebelum menyelesaikan pembayaran, periksa nomor pelanggan, nominal tagihan, dan detail pembayaran. Langkah ini penting terutama ketika kamu membayar beberapa tagihan dalam satu waktu.

Bayar Tagihan Rutin dalam Satu Aplikasi

Jika ingin lebih praktis, pembayaran berbagai tagihan rutin dapat dilakukan melalui layanan pembayaran tagihan dan isi ulang di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce.

Fitur Tagihan dan Isi Ulang di neobank mendukung berbagai kebutuhan pembayaran, termasuk token PLN, tagihan PLN, BPJS, internet dan TV kabel, PDAM, telepon pascabayar, Pertagas, serta biaya pendidikan. Layanan ini juga menyediakan berbagai transaksi isi ulang seperti pulsa, paket data, dan saldo e-wallet. 

Dengan berbagai pilihan tersebut, kamu dapat mengelola pembayaran kebutuhan rumah tangga melalui satu aplikasi. Setiap transaksi tetap perlu diperiksa kembali sebelum dikonfirmasi.

Cek Biaya Admin Sebelum Membayar

Pembayaran tagihan melalui layanan PPOB dapat dikenakan biaya administrasi. Besarnya biaya dapat berbeda berdasarkan jenis produk atau layanan yang dipilih. Informasi resmi neobank menyebutkan bahwa total pembayaran sudah termasuk biaya admin dan nominalnya berbeda untuk setiap produk. 

Karena itu, periksa kembali total pembayaran sebelum memasukkan PIN. Dengan mengetahui nominal tagihan dan biaya yang dikenakan, kamu dapat mencatat pengeluaran rumah tangga dengan lebih akurat.

Buat Anggaran untuk Biaya Rumah Tangga

Mengatur biaya rumah tangga tidak hanya tentang membayar tagihan tepat waktu. Kamu juga perlu memastikan seluruh pengeluaran tersebut sudah masuk dalam anggaran bulanan.

Mulailah dengan menjumlahkan kebutuhan rutin, kemudian sisihkan dana untuk kebutuhan lain seperti belanja rumah, transportasi, kesehatan, tabungan, dan kebutuhan tidak terduga.

Dengan begitu, tagihan rutin tidak datang sebagai pengeluaran yang tiba-tiba mengurangi saldo. Kamu sudah mengetahui jenis dan perkiraan pengeluarannya sejak awal.

Kelola Tagihan Rutin dengan Lebih Teratur

Memiliki daftar biaya rumah tangga dapat membantu kamu memahami ke mana uang digunakan setiap bulan. Mulai dari listrik, air, internet, hingga BPJS, setiap tagihan dapat dicatat berdasarkan nominal dan waktu pembayarannya.

Untuk memudahkan transaksi, fitur Tagihan dan Isi Ulang di aplikasi neobank dapat digunakan untuk membayar berbagai kebutuhan, termasuk listrik, PDAM, BPJS, internet, dan layanan lainnya. 

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan detail tagihan dan biaya yang dikenakan sudah sesuai. Dengan pencatatan dan pembayaran yang lebih teratur, pengelolaan keuangan rumah tangga dapat menjadi lebih mudah dipantau.

***

Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga tayang di VRITIMES