Gandeng Kementerian Perdagangan dan Praktisi Ekspor-Impor
dalam Peluncuran Program Baru
BEKASI,
16 September 2026 — BINUS
University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program
studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu
(16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu
dasawarsa BINUS @Bekasi sekaligus menjadi respon atas dinamika perdagangan
internasional yang terus bergerak.
Berdasarkan
data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Indonesia periode Januari–Juli 2026
mencapai US$167,03 miliar, naik 4,43 persen dibanding periode sama tahun 2025,
sementara impor tumbuh lebih cepat sebesar 19,94 persen menjadi US$163,33
miliar, sehingga neraca perdagangan Indonesia Januari-Juli 2026 mencatat
surplus US$3,70 miliar. Tren ini menegaskan kebutuhan tenaga kerja yang
memahami ekspor-impor, kepabeanan, dan rantai pasok global — kompetensi inti
yang dibangun GTM.
Program
ini memadukan perspektif global business, kebijakan perdagangan, supply
chain, data analytics, dan artificial intelligence, dengan
pendekatan experiential learning: simulasi bisnis, proyek industri, dan
sertifikasi profesional ekspor-impor.
“Global
Trade Management hadir karena Bekasi dan kawasan sekitarnya memiliki ekosistem
bisnis yang sangat dinamis. Kami ingin mahasiswa memahami bagaimana bisnis
lokal terhubung dengan rantai nilai global,” ujar Prof. Gatot Soepriyanto,
S.E., Ak., M.Buss., Ph.D., Direktur Kampus BINUS @Bekasi.
Senada,
Prof. Dr. Sevenpri Candra, Dekan BINUS Business School Undergraduate Program
menyampaikan, “GTM melengkapi program Management yang sudah lebih dulu
berkembang di BINUS @Bekasi. Lulusan diharapkan mampu melihat bagaimana
pertumbuhan bisnis berkembang dan mengambil keputusan berbasis data dengan AI
Tools.”
Peluncuran
turut dimeriahkan talkshow ‘The World in Motion: How Global Trade
Connects Business, People, and Opportunities’, menghadirkan:
1. Dr. Reza
Pahlevi Chairul, Direktur Pengamanan Perdagangan, Ditjen Perdagangan Luar
Negeri, Kementerian Perdagangan RI
2. Hilmi
Kartasasmita, B.Sc. (Hons), M.A., Deputy Head of The Global Engagement
Office (GEO), Indonesian Chamber of Commerce and Industry
3. Dr. Bilal
Khalid, Assistant Dean for International Education Standards
Accreditation, King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang (KMITL),
Thailand
4. Gyandev
Timothy Pandori, S.E., alumnus BINUS Business School, Founder PT
Ayo Makan Sayur dan Business Development PT Sumatran Organic Spice
Sebagai
alumni S1 BINUS Business School, Gyandev Timothy Pandori, telah malang
melintang di dunia perdagangan internasional, khususnya dalam bisnis
ekspor-impor rempah-rempah Nusantara. Kehadirannya turut membawa perspektif
praktis mengenai tantangan dan peluang membawa produk Indonesia ke pasar
global.
Keterlibatan
berbagai perspektif tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di
bidang perdagangan global membutuhkan keterhubungan antara akademisi,
pemerintah, dan industri. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh gambaran
mengenai perkembangan perdagangan internasional, kebijakan, kebutuhan industri,
serta peluang bisnis yang muncul dari semakin terhubungnya pasar global.
Pendaftaran
Program Global Trade Management BINUS @Bekasi kini telah dibuka, dengan beragam
skema beasiswa yang tersedia bagi calon mahasiswa. Program ini berada di bawah
naungan BINUS Business School yang telah terakreditasi AACSB (Association to
Advance Collegiate Schools of Business), akreditasi internasional yang
hanya dimiliki sekitar 5 persen sekolah bisnis di dunia.
—
Dapatkan dokumentasi selengkapnya di tautan berikut: https://drive.google.com/drive/folders/1qVgpNvA7hEI_fa3U2xywMB_8-Jldt29v
Press Release ini juga tayang di VRITIMES
