Dinkes  Gelar Orientasi ANC 12 T Pada Nakes Bidan Pesawaran

PESAWARAN – Guna meningkatkan standar pelayanan prima dalam memberikan jaminan  kesehatan  bagi Ibu dan Anak.Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran melaksanakan Orientasi Tenaga Kesehatan Bidan Berbasis Antel Natal Care ( ANC 12 T )

ANC 12 T merupakan standar yang harus diterapkan  Bidan dalam melakukan  pemeriksaan dan pelayanan optimal yang diberikan kepada ibu hamil, guna memastikan kesehatan ibu dan janin tetap terkontrol, sekaligus mendeteksi risiko atau komplikasi sedini mungkin.

Kegiatan Orientasi Tenaga Kesehatan Bidan itu sendiri, dilaksanakan di Hotel Regency, Pringsewu, Kamis, (13/8/2026) 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr. Imelda Carolia dalam arahannya mengingatkan  kepada semua tenaga kesehatan Bidan yang mengikuti kegiatan, bahwa Kesehatan Ibu dan Anak Adalah Prioritas Utama dalam Pembangunan Kesehatan.

Dikatakannya, angka Kematian Ibu dan Bayi masih menjadi tantangan terbesar yang harus disikapi bersama.

” Saya ingatkan kepada semua tenaga Bidan, dalam menjalankan tugas harus selalu diingat, bahwa kesehatan Ibu dan Anak adalah prioritas utama,” tegas Imelda

Sebab kata Imelda, Kehadiran Tenaga Kesehatan Bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada Ibu dan Anak, berada di Garda Terdepan dan sangat menentukan terhadap Kualitas Pelayanan, terlebih dalam penerapan Pemeriksaan Kehamilan secara Komperhensif.

” Pemeriksaan Kehamilan secara Komperhensif, menjadi tugas utama bagi tenaga kesehatan Bidan, dalam memberikan pelayanan kesehatan prima pada pasiennya,” harapnya 

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat ( Kesmas) Dinkes Pesawaran, Trio Pranoto menyampaikan, bawah melalui Orientasi ini diharapkan Standar Pelayanan ANC yang kini dikembangkan menjadi 12 T dapat terus di pahami dan di Implementasikan Secara disiplin di Setiap Fasilitas Kesehatan.

” Kita berharap kepada semua tenaga kesehatan Bidan , dapat menjadikan ANC
12 T ini, sebagai pedoman untuk di implementasikan  secara konsisten dalam memberikan jaminan kesehatan bagi Ibu dan Anak,” paparnya 

 Kegiatan Orientasi ini kata Trio, selain bertujuan memperkuat Kompetensi tenaga Kesehatan Agar dapat  mendeteksi dini terhadap setiap Resiko  Kehamilan, dapat berjalan Semakin Optimal dan konsisten

” Sehingga dengan penerapan  pelayanan kesehatan yang berkualitas, maka AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di kabupaten ini, bisa  kita tekan,” tandasnya (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *