BRI  

Dari Gerobak Soto hingga Punya Rumah Makan, Kisah Sumarni Tumbuh Bersama BRI Unit Kota Karang

BANDAR LAMPUNG – Perjalanan membangun usaha tidak selalu dimulai dari tempat yang besar dan modal yang berlimpah. Hal tersebut dirasakan oleh Sumarni, pemilik usaha Soto Marni Makanan Khas Surabaya yang telah lebih dari 10 tahun menjalankan usaha kuliner di Bandar Lampung.

Usaha Sumarni bermula dari sebuah gerobak sederhana. Dengan tekad dan ketekunan, ia menjalani usaha berjualan soto khas Surabaya dari waktu ke waktu. Pelan-pelan, usaha yang dirintis secara sederhana tersebut mulai dikenal pelanggan dan berkembang.

Dalam perjalanan mengembangkan usahanya, Sumarni mendapatkan dukungan pembiayaan dari BRI Unit Kota Karang. Dukungan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Sumarni dari pedagang soto gerobakan hingga mampu memiliki rumah makan sendiri.

Pinjaman pertama yang diterima Sumarni dari BRI sebesar Rp20 juta. Seiring perkembangan usaha dan kebutuhan modal yang semakin meningkat, ia kembali mendapatkan pembiayaan sebesar Rp50 juta.

Dengan dukungan modal tersebut, Sumarni dapat mengembangkan usaha secara bertahap hingga akhirnya memiliki tempat usaha sendiri. Saat ini, Soto Marni Makanan Khas Surabaya terus melayani pelanggan dengan menu soto khas Surabaya yang menjadi andalannya.

Berlokasi di kawasan Perum Keteguhan, usaha kuliner tersebut menjadi sumber penghasilan sekaligus buah dari perjuangan Sumarni selama lebih dari satu dekade menjalankan bisnis.

BRI Unit Kota Karang Dukung Perjalanan Usaha

Bagi Sumarni, keberadaan akses pembiayaan dari BRI memberikan dukungan berarti dalam menjaga keberlangsungan sekaligus mengembangkan usahanya.

Menurutnya, proses pengajuan pembiayaan di BRI memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal. Dukungan pembiayaan dengan proses yang relatif mudah tersebut membantu dirinya memenuhi kebutuhan permodalan untuk mengembangkan usaha.

Perjalanan Sumarni memperlihatkan bahwa pertumbuhan usaha dapat dilakukan secara bertahap. Berawal dari gerobak kecil, kemudian berkembang hingga memiliki rumah makan sendiri.

Kisah tersebut juga menjadi gambaran bagaimana pembiayaan produktif dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro untuk meningkatkan skala bisnisnya.

Dari Gerobak hingga Rumah Makan

Lebih dari 10 tahun menjalankan usaha, Sumarni tetap mempertahankan cita rasa soto khas Surabaya yang menjadi identitas usahanya.

Perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa ketekunan dan konsistensi menjadi bagian penting dalam membangun usaha. Dukungan permodalan dari BRI turut menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Melalui BRI Unit Kota Karang, BRI terus berupaya memberikan akses pembiayaan kepada pelaku usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya secara produktif dan berkelanjutan.

Kisah Sumarni menjadi contoh sederhana bagaimana usaha yang dimulai dari keterbatasan dapat terus berkembang apabila dijalankan dengan tekun dan didukung akses permodalan yang sesuai kebutuhan.

Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, Hutama Wiranegara Gunawan, menyampaikan dukungan terhadap pertumbuhan pelaku UMKM di wilayah kerja BRI Kanca Teluk Betung, termasuk melalui akses pembiayaan yang dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.

Dari sebuah gerobak kecil hingga memiliki rumah makan sendiri, perjalanan Sumarni bersama Soto Marni Makanan Khas Surabaya menjadi cerita tentang ketekunan, keberanian untuk berkembang, dan bagaimana dukungan permodalan dapat menjadi bagian dari perjalanan pelaku usaha mikro untuk terus tumbuh. (rls/peb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *