UTI  

Tim Robotik Teknokrat Dampingi Siswa SMKS Nusantara Pesawaran Merakit Tiga Robot Berkaki

Bandar Lampung, 03 November 2026 — Universitas Teknokrat Indonesia menerima kunjungan siswa SMKS Nusantara Pesawaran dalam kegiatan pengenalan dan praktik robotika yang berlangsung di Kampus Universitas Teknokrat Indonesia, Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan teknologi robotika kepada siswa sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung melalui perakitan dan demonstrasi robot.

Kegiatan bertajuk SMK Nusantara Goes to Campus ini diikuti puluhan siswa dengan antusias. Mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga praktik langsung merakit robot berkaki hingga dapat dikendalikan menggunakan smartphone.

Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Teknokrat membuka ruang seluas-luasnya bagi siswa sekolah untuk mengenal dunia perguruan tinggi dan teknologi sejak dini.

“Selamat datang di Kampus Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Sang Juara. Kami sangat senang SMKS Nusantara Pesawaran memilih Teknokrat sebagai tempat belajar. Robotika bukan lagi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan hari ini. Melalui kegiatan ini, kami ingin adik-adik tidak hanya melihat robot, tetapi merasakan langsung bagaimana robot itu dibuat, dirakit, dan dikendalikan,” ujar Dr. Ryan.

Ia menambahkan, pembelajaran berbasis praktik seperti ini menjadi ciri khas Teknokrat sebagai kampus yang mengedepankan learning by doing.

“Kami ingin siswa berani bermimpi lebih tinggi. Siapa tahu, dari kegiatan sederhana hari ini akan lahir inovator, engineer, dan peneliti robotik masa depan dari Pesawaran,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari konsep Kampus Berdampak. Menurutnya, perguruan tinggi tidak boleh hanya unggul di dalam kampus, tetapi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
“Inilah yang kami sebut Kampus Berdampak. Kampus hadir untuk memberi dampak. Ketika mahasiswa kami mendampingi siswa SMK merakit robot, itu artinya ilmu yang ada di kampus ini sudah mengalir dan bermanfaat bagi masyarakat. Teknokrat berkomitmen menjadi kampus yang melahirkan lulusan unggul sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional,” tegas Dr. Mahathir.

Ia menjelaskan, kegiatan pendampingan robotik ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

“Melalui SDG 4, kami memastikan akses pembelajaran teknologi yang berkualitas. Melalui SDG 9, kami mendorong inovasi dan literasi digital. Dan melalui SDG 17, kami membangun kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat,” jelasnya.

Kepala SMKS Nusantara Pesawaran, Firsta Primordiyanti, S.S., M.Hum., GR., menyampaikan terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas sambutan dan kesempatan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Teknokrat yang telah menerima siswa kami. Kegiatan SMK Nusantara Goes to Campus ini merupakan upaya untuk memperluas wawasan peserta didik, memperkenalkan lingkungan perguruan tinggi, sekaligus mendekatkan dunia pendidikan sekolah dengan dunia akademik dan teknologi di Universitas Teknokrat Indonesia,” ujar Firsta.

Ia berharap, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta didik memiliki semangat belajar yang lebih baik, lebih kreatif, mampu berpikir kritis, serta tumbuh keberanian untuk memiliki cita-cita yang lebih tinggi.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi dasar pengenalan robotika dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Center of Excellence (CoE) Robotics dan UKM Robotics, didampingi dosen pembimbing robotik Jaka Persada Sembiring, S.Kom., M.Cs., serta mahasiswa berprestasi Asshiddiqi Mei Fakhrurozi dan Alfarabi.

Para siswa diperkenalkan dengan konsep dasar robotika, komponen penyusun robot, serta pemanfaatan teknologi robot dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, industri, dan kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik perakitan robot berkaki. Dengan pendampingan langsung dari Tim Robotik Universitas Teknokrat Indonesia, para siswa belajar mengenal komponen, memahami proses perakitan, serta mempraktikkan cara mengendalikan robot menggunakan smartphone.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tiga unit robot berkaki berhasil dirakit oleh siswa SMKS Nusantara Pesawaran dan didemonstrasikan secara langsung. Kegiatan berlangsung interaktif dan memberikan pengalaman menarik bagi siswa karena mereka dapat melihat sekaligus mencoba hasil rakitan robot yang telah dibuat.

Keberhasilan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam memahami keterkaitan antara perangkat keras, sistem kendali, dan teknologi digital dalam pengembangan robotika.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran robotika dapat dilakukan secara interaktif dan aplikatif, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoretis, tetapi juga dapat mempraktikkan secara langsung teknologi yang dipelajari. Pendampingan oleh mahasiswa juga menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi kepada siswa dalam mengenal dunia robotika lebih dekat.

Melalui kunjungan ini, Universitas Teknokrat Indonesia berharap dapat menumbuhkan minat, kreativitas, dan semangat inovasi siswa SMKS Nusantara Pesawaran, khususnya dalam bidang teknologi, elektronika, dan robotika. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa melalui Center of Excellence Robotics dan UKM Robotics dalam mendukung pengenalan teknologi serta pengembangan kompetensi generasi muda di bidang robotika. (*)