BANDAR LAMPUNG – Universitas Teknokrat Indonesia, kampus terbaik PTS No. 1 ASEAN, kembali menggelar Grand Final Duta Teknokrat 2026 dengan mengusung tema *“Progressive Patriots”*. Menginjak edisi ke-26 sejak pertama kali digelar pada tahun 2000, ajang ini terus menjadi wadah pengembangan karakter, intelektualitas, kreativitas, dan potensi mahasiswa untuk melahirkan generasi muda berintegritas serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Rangkaian pemilihan diikuti oleh 150 peserta pada tahap audisi. Setelah melalui seleksi dan pembinaan intensif, sebanyak 36 finalis atau 18 pasang berhasil melaju ke malam puncak.
Acara Grand Finale secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia *Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.,* didampingi *Irsan Murhan, S.Sos., M.IP.,* Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa Duta Teknokrat bukan sekadar ajang mencari mahasiswa dengan penampilan terbaik, melainkan proses pembentukan karakter yang mengintegrasikan empat dimensi utama: *Intelligence, Personality, Talent, and Beauty.* Keempat dimensi tersebut menjadi landasan membentuk duta yang cerdas secara intelektual, berintegritas, berempati, mampu berkarya, percaya diri, serta menginspirasi lingkungan.
Tahun ini, tema “Progressive Patriots” dimaknai sebagai generasi muda yang mencintai bangsa melalui tindakan nyata, inovasi, kemampuan beradaptasi, serta komitmen berkontribusi dalam pembangunan nasional. Patriotisme tidak hanya diwujudkan melalui kebanggaan terhadap masa lalu, tetapi juga melalui keberanian menciptakan masa depan yang lebih baik.
Perjalanan menuju Grand Finale telah melalui tujuh tahapan utama, yakni Audition, Talent Show and Sashing Ceremony, Visits, Preliminary Round, Friendship Event, Creative Ideas Presentation, dan Grand Finale. Setiap tahapan dirancang untuk mengevaluasi kemampuan intelektual, kepribadian, keterampilan komunikasi, kreativitas, serta kepedulian sosial para finalis.
*Dewan Juri Kompeten*
Penilaian dilakukan oleh dewan juri lintas profesional yang diketuai oleh *Yunita Maya Putri, S.S., S.H., M.H.,* selaku Pengawas Yayasan Pendidikan Teknokrat. Anggota dewan juri terdiri dari *Djauhari* (Praktisi Budaya dan Fashion Designer), *Yudhaposmotion* (Praktisi Fashion, Catwalk Guru, dan Fashion Designer), *Hi. Dedi Guswinto, S.S., M.H.,* (Alumni Duta Teknokrat 2006, Kabag Kerja Sama Setda Lampung Tengah), dan *Gerilyana Tryo Putri* (1st Runner Up Putri Hijabfluencer Indonesia 2026).
*Sambutan Pemerintah Provinsi Lampung*
Sambutan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung yang diwakili oleh Irsan Murhan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Universitas Teknokrat Indonesia. Menurutnya, Duta Teknokrat ke-26 adalah wadah strategis membangun karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kepercayaan diri generasi muda.
“Tema Progressive Patriots mengingatkan generasi muda harus berpikir maju, berani berinovasi, tetapi tetap cinta dan bangga pada daerahnya. Duta Teknokrat tidak hanya representasi kampus, tetapi juga inspirasi dan influencer pariwisata daerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan personal, bahwa dirinya merupakan bagian dari alumni Teknokrat. “Saya lulus SMA tahun 1992, mengikuti kursus di Teknokrat saat gedung masih sederhana. Saya bangga, dalam waktu cepat Teknokrat menjadi universitas dengan prestasi luar biasa. Mahasiswa harus bangga kuliah di Teknokrat.”
Ia menegaskan Dispar Ekraf Provinsi Lampung sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan Universitas Teknokrat Indonesia dalam pengembangan SDM, promosi pariwisata, dan penguatan ekonomi kreatif.
*Sambutan Wakil Rektor: Karakter Tidak Bisa Digantikan AI*
Dalam sambutannya, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. menegaskan esensi Duta Teknokrat adalah menciptakan karakter.
“Esensi Duta Teknokrat bukanlah sekadar menampilkan kemewahan, kecantikan, dan ketampanan. Tetapi poin pentingnya adalah menciptakan KARAKTER. Saat ini tantangan kita bukan hanya berkompetisi antar pelajar, tetapi juga berkompetisi dengan kecerdasan buatan dan robot. Banyak pekerjaan akan digantikan oleh mesin,” jelasnya.
“Yang tidak bisa digantikan adalah kemampuan untuk berkomunikasi, kemampuan memimpin, memiliki karakter yang baik, ketulusan, dan memiliki networking. Inilah yang belum bisa dilakukan mesin. Oleh karena itu penting bagi kami sebagai pendidik untuk mendidik mahasiswa agar mampu tampil, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, terutama di depan publik,” tegasnya.
Ia menambahkan, generasi muda saat ini terlalu sibuk dengan ponsel dan tidak berkomunikasi dengan orang nyata. Melalui Duta Teknokrat, mahasiswa didorong untuk menunjukkan kecerdasan terbaik, keterampilan berbicara, dan kepercayaan diri.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Bapak Rahmat Mirzani Djausal, serta seluruh pendukung dan orang tua finalis.
*Daftar Juara Duta Teknokrat 2026*
Selamat kepada para juara:
*Winner Putri:*
Juara 1: Amaka Diana Ojukwu (S1 Sistem Informasi)
Juara 2: Dhea Nur Arifya (S1 Pendidikan Olahraga)
Juara 3: Batrasya Nivella Sari (S1 Sistem Informasi)
*Winner Putra:*
Juara 1: Defki Arya Nugraha (S1 Manajemen)
Juara 2: Septa Riki Ronaldo (S1 Pendidikan Olahraga)
Juara 3: Arya Dharma Putra (S1 Informatika)
*Deretan Prestasi Membanggakan Duta Teknokrat di Tingkat Nasional dan Daerah*
Duta Teknokrat terbukti bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan wadah pencetak pemimpin masa depan yang berprestasi:
Gerilyana Tryo Putri – 1st Runner Up Putri Hijabfluencer Indonesia 2026; Alifia – Top Model Putri Hijabfluencer Indonesia 2026; Muhammad Andre Pratama – 5th Runner Up Putra Kebudayaan Nusantara Indonesia; Adi Khoirul – Putra Bahari Nusantara Lampung 2026; Nayla Della Azzahra – Putri Bahari Nusantara Lampung 2026; Rizky Nur Wahyudi – Runner Up 3 Putra Putri Lampung 2026; Ega Yuriza Astanto – Runner Up 1 Putra Karya Lampung 2026; Windy Oktaresia Larasati – Runner Up 2 Putri Karya Lampung 2026; Bella Raini Syafitri – Putri Karya Lampung 2026; Merry Putri Cahyani – Putri Lampung Intelegensia 2026; Zafira Mutiara Pelangi – 1st Runner Up Muli Kota Bandar Lampung 2026; dan puluhan prestasi lainnya di ajang Muli Mekhanai Kota/Kabupaten se-Lampung serta ajang nasional Miss Beauty Indonesia, Putera Puteri Bahari Nusantara, dan lainnya.
Prestasi ini membuktikan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu menjadi sosok Progressive Patriots yang mengharumkan nama kampus dan daerah.
*Apresiasi dan Komitmen Kampus Berdampak*
Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, para sponsor dan mitra, orang tua finalis, serta seluruh panitia angkatan 2025 yang telah bekerja keras.
Melalui Duta Teknokrat 2026, Universitas Teknokrat Indonesia berharap terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, karakter kepemimpinan, kreativitas, serta menjadi representasi positif institusi.
Duta Teknokrat bukanlah akhir kompetisi, melainkan awal perjalanan pengabdian. Sebab, menjadi Progressive Patriot berarti tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun masa depan bangsa.
*Implementasi Kampus Berdampak dan SDGs*
Penyelenggaraan ini merupakan wujud komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs):
*SDG 4: Pendidikan Berkualitas* – Membentuk mahasiswa yang berkarakter melalui empat dimensi Intelligence, Personality, Talent, Beauty, serta meningkatkan soft skill komunikasi, kepemimpinan, dan kepercayaan diri yang tidak dapat digantikan AI.
*SDG 5: Kesetaraan Gender* – Memberikan ruang yang setara bagi putra dan putri untuk berkembang, berprestasi, dan menjadi pemimpin masa depan.
*SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi* – Mendorong kreativitas dan ekonomi kreatif, serta menyiapkan generasi muda yang berdaya saing di dunia kerja dan industri pariwisata.
*SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan* – Memperkuat kemitraan strategis antara Universitas Teknokrat Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta mitra industri kreatif. (*)







